Pemilu 2024
Din Syamsuddin Meminta TNI dan Polri Netral dalam Pemilu 2024
Prajurit TNI dan Polri harus berada di atas dan untuk semua golongan serta tidak boleh berpolitik praktis.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, meminta prajurit TNI dan Polri netral selama Pemilu 2024.
Menurut dia, TNI dan Polri harus berada di atas dan untuk semua golongan serta tidak boleh berpolitik praktis.
“TNI harus menjadi kekuatan mempersatu. Jangan mau digunakan oleh kelompok manapun, termasuk penguasa, apalagi menyimpang dari Pancasila dan UUD 1945,” kata dia dalam keterangannya pada Senin (2/1/2023).
TNI berasal dari rakyat sehingga harus dekat, selalu bersama, dan membela kepentingan rakyat atau negara.
“Bukan kepentingan penguasa apakah pengusaha,” ucap mantan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia.
Dia mengapresiasi upaya Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman mengunjungi pondok pesantren.
Baca juga: Panglima Laksamana Yudo Margono Tegaskan TNI Netral dalam Pemilu 2024
Din menambahkan ketulusan tersebut akan mendapat penilaian dari Allah SWT,
“Kegiatan positif yang selalu mencerminkan jati diri TNI AD yang dekat dengan rakyat. Maaf saya tidak bisa menilai. Allah SWT yang mengetahui, dan rakyat sendiri yang akan dapat menilai,” tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/mantan-ketua-umum-muhammadiyah-din-syamsuddin_3.jpg)