Sabtu, 30 Agustus 2025

Pemilu 2024

Ragam Komentar soal Isu Sistem Proporsional Tertutup Pemilu 2024 yang Dilontarkan Denny Indrayana

Isu sistem proporsional tertutup yang dilontarkan Denny Indrayana memunculkan beragam reaksi dari beberapa tokoh dari Mahfud MD hingga SBY.

Tribunnews.com
Ilustrasi. Isu sistem proporsional tertutup yang dilontarkan Denny Indrayana memunculkan beragam reaksi dari beberapa tokoh dari Mahfud MD hingga SBY. 

Pria yang akrab disapa Cak Imin pun mempertanyakan terkait bocornya putusan MK ke publik meski belum dibacakan.

"Ada berita soal putusan MK tentang sistem proporsional tertutup. Terlepas benar atau tidaknya info tersebut, tapi kok bisa ya keputusan MK belum dibacakan di depan persidangan tapi sudah bocor duluan?," kata pria yang akrab disapa Gus Imin, Minggu (28/5/2023).

Di luar benar atau tidaknya informasi tersebut, Cak Imin menilai bocornya putusan MK ke publik tidak hanya membuat kegaduhan publik tetapi juga dapat mencoreng nama baik MK.

Alhasil, Cak Imin pun meminta MK untuk segera melakukan investigasi untuk mengusut tuntas kebocoran putusan tersebut.

"MK harus menginvestigasi kebocoran ini. Marwah dan integritas MK harus dijaga karena posisi MK krusial dalam menyelesaikan sengketa Pilpres. Kalau ada kesan MK bisa diintervensi dan putusannya bocor, nanti rakyat nggak percaya lagi dengan MK. Sengketa Pilpres bisa-bisa diselesaikan di jalanan nantinya," ujarnya.

Baca juga: Berharap MK Putuskan Sistem Proporsional Terbuka, ICW: Potensi Korupsi Bakal Terjadi jika Tertutup

Di sisi lain, Wakil Ketua DPR RI bidang Korkesra ini tak mempersoalkan apapun materi keputusan MK terkait sistem Pemilu 2024.

Dia yakin MK punya dasar putusan yang kuat dan terbaik dalam memberikan sebuah keputusan.

"Kalau mengenai materi putusan MK, tentu apapun putusannya kita akan menghormatinya sebagai keputusan yang final dan mengikat. Yang penting perlu dijaga agar dampak keputusan MK ini tidak menyulitkan KPU sehingga berpotensi menunda jadual Pemilu," ucap Cak Imin.

4. Zulkifli Hasan: Sistem Pemilu Tertutup Mengebiri Suara Rakyat

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dalam konferensi pers peresmian toko bahan bangunan Okabe Gallery di Alam Sutera, Tangerang, Jumat (19/5/2023).
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dalam konferensi pers peresmian toko bahan bangunan Okabe Gallery di Alam Sutera, Tangerang, Jumat (19/5/2023). (Endrapta Pramudhiaz)

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan pun menilai sistem proporsional tertutup tidak lebih baik dengan sistem pemilu terbuka.

Ia menganggap sistem pemilu tertutup akan mengebiri suara rakyat.

"Meskipun (sistem proporsional terbuka) belum sempurna, perlu perbaikan. Tapi sangat lebih baik dibandingkan dengan sistem pemilu tertutup yang mengebiri suara rakyat, menjadikan pemilu terdistorsi dari prinsip demokrasi konstitusional," katanya dalam cuitan di akun Twitter pribadinya, @ZUL_Hasan.

Zulkifli pun mengingatkan bahwa delapan partai yang masuk ke parlemen sudah satu suara untuk tetap menghendaki Pemilu 2024 dengan sistem pemilu terbuka.

Termasuk pemantau pemilu, LSM, dan pegiat demokrasi juga sepakat dengan delapan partai parlemen.

"Maka dari itu MK harus mendengar dan serius untuk mengkaji dengan adil. Dulu MK pernah membatalkan sistem pemilu tertutup terbatas. Diganti dengan sistem pemilu terbuka."

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan