Program Makan Bergizi Gratis
Guru di Jakarta Ungkap Momen Temukan Daging Sandwich Menu MBG Diduga Belum Matang
Menurut RA, dari tampak visualnya, daging tersebut diduga belum digoreng menggunakan minyak, melainkan hanya baru dikukus
Keesokan harinya, kata RA, dia mendapatkan kabar bahwa ada beberapa murid yang menderita pusing diduga akibat menyantap sandwich tersebut.
"Tapi belum ada orang tua yang melakukan check laboratorium saat itu. Jadi tidak ada hasil lab yang bisa membuktikan apakah mereka sakit karena makan sandwich itu atau bukan," ungkapnya.
Ia menyadari, hanya sekolah tempatnya mengajar yang mengeluhkan hal tersebut.
Selanjutnya, RA menuturkan, pada hari Senin, Kepala SPPG setempat datang ke sekolah itu untuk mengklarifikasi peristiwa yang terjadi pada Jumat.
Saat itu, jelasnya, pihak sekolah memperlihatkan sampel sandwich yang sudah diletakkan di mesin pendingin kepada Kepala SPPG setempat.
"Hari Seninnya, kepala dapurnya langsung datang ke sini menanyakan tentang makanannya. Karena SOP-nya harus ada testernya yang kita simpan, kita perlihatkan," ucap RA.
Setelah itu, ia mengatakan, Kepala SPPG setempat menyebut akan melakukan pengecekan menu makanan di hari Jumat lalu.
Lebih lanjut, RA meminta agar pihak SPPG melakukan evaluasi terhadap menu makanan, khususnya yang berbahan baku daging.
Peristiwa ini, menurutnya, hanya berlangsung satu kali. Sedangkan, untuk menu-menu sejenis lainnya yang pernah disajikan setiap hari Jumat, seperti hotdog atau burger, tampak menggunakan daging yang sudah matang.
"Kalau biasanya hotdog, burger itu dagingnya sudah kelihatan matang. Satu kali itu saja, yang sandwich memang kelihatan kalau dagingnya masih merah. Daging sudah digoreng kan mengkerut teksturnya, yang sandwich itu enggak mengkerut gitu loh," ucap RA.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ILUSTRASI-MBG-MAKAN-BERGIZI.jpg)