Harga BBM Naik
Pertamax Series Makin Sepi Peminat, Antrean Pertalite Mengular di SPBU Tendean Jakarta Selatan
Dari pantauan, terlihat hanya ada 5 sepeda motor yang mengantre di bagian Pertamax. Hal ini sangat kontras dibandingkan dengan antrean Pertalite
Ringkasan Berita:
- Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai Rabu (10/6/2026) membuat sepi peminat.
- Antrean kendaraan khususnya sepeda motor terlihat mengular tak seperti biasanya hingga ke pintu masuk SPBU yang berjarak kurang lebih 100 meter sampai ke mesin dispenser bahan bakarnya.
- Dari pantauan, terlihat hanya ada 5 sepeda motor yang mengantre di bagian Pertamax. Hal ini sangat kontras dibandingkan dengan antrean Pertalite.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai Rabu (10/6/2026) membuat sepi peminat.
Hal itu terlihat dari pantauan wartawan Tribunnews.com di SPBU Pertamina Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan pada Kamis (11/6/2026) siang.
Baca juga: Pedagang Sayur di Jaksel Khawatirkan Efek Berantai Kenaikan Harga Pertamax
Antrean kendaraan khususnya sepeda motor terlihat mengular tak seperti biasanya hingga ke pintu masuk SPBU yang berjarak kurang lebih 100 meter sampai ke mesin dispenser bahan bakarnya.
Mereka terlihat rela mengantre berlama-lama sambil berpanas-panasan akibat sengatan sinar matahari untuk mengisi bensin di barisan Pertalite lantaran kenaikan harga yang cukup tinggi itu.
Baca juga: Harga BBM Pertamax Naik, Kelas Menengah Dinilai Paling Terdampak, Pengeluaran Rumah Tangga Terasa
Namun, pemandangan berbeda terlihat dari barisan Pertamax yang ada di sebelah kanan dari barisan Pertalite.
Dari pantauan, terlihat hanya ada 5 sepeda motor yang mengantre di bagian Pertamax. Hal ini sangat kontras dibandingkan dengan antrean Pertalite yang mencapai puluhan sepeda motor.
Syamsul, warga Kebayoran Baru, Jakarta Selatan salah satu pengendara yang rela mengantre.
"Emang udah pakai Pertalite sih sebenernya. Tapi ini makin panjang antrenya, mungkin gara-gara naik ya (harga Pertamax)" ucap Syamsul saat ditemui Tribunnews.com, Kamis.
Meski begitu, ia tetap mengantre untuk mendapatkan BBM Pertalite guna kepentingan pekerjaannya yang harus menggunakan kendaraan.
"Ya mau gimana lagi ya. Emang lagi naik juga kan. Buat kerja kan soalnya ini motor" tuturnya.
Antrean pengisi BBM subsidi jenis Pertalite juga terlihat pada bagian kendaraan roda empat atau mobil.
Di setiap dispenser bahan bakar, terlihat sudah ada 2 sampai 3 mobil yang mengantre.
Untuk informasi, Pemerintah kembali menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamina non subsidi per hari ini, Rabu 10 Juni 2026.
Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga BBM jenis Pertamax (RON 92) dan Pertamax Green (RON 95).
Harga BBM Pertamax naik menjadi Rp16.250 per liter dari sebelumnya Rp12.300 per liter (naik Rp3.950 per liternya) per 10 Juni 2026.
Baca juga: Harga Pertamax Naik 32 Persen, PKS Sebut Kelas Menengah Paling Terpukul, Pertalite Harus Diawasi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/pertamaaaaxxxxxx-naik.jpg)