Taufik Hidayat Diperiksa KPK Lima Jam, Apa Saja yang Ditanyakan?

Taufik diperiksa dalam penyelidikan kasus saat dirinya menjabat sebagai Wakil Ketua Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima)

Taufik Hidayat Diperiksa KPK Lima Jam, Apa Saja yang Ditanyakan?
Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama
Taufik Hidayat dimintai keterangan dalam penyelidikan kasus saat dirinya menjabat sebagai Wakil Ketua Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) dan Staf Khusus di Kemenpora 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan pebulutangkis Taufik Hidayat diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Taufik diperiksa dalam penyelidikan kasus saat dirinya menjabat sebagai Wakil Ketua Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) dan Staf Khusus di Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah enggan merinci penyelidikan kepada Taufik terkait kasus apa. Ia hanya menyebut perkara tersebut telah berproses di Pengadilan Tipikor.

"Pengembangan dari perkara sebelumnya yang telah diproses sebelumnya di pengadilan Tipikor,” kata Febri, Kamis (1/8).

Setelah menjalani pemeriksaan selama lima jam, mantan pebulutangkis Indonesia itu keluar dari gedung KPK pada pukul 15.40 WIB. Taufik pun mengiyakan pernyataan Febri.

Baca: Pengalaman Akting Puluhan Tahun, Widyawati Akui Kesulitan Imbangi Fisik Para Pemain Muda

Baca: EKSKLUSIF: Wawancara Tribun dengan drg Romi, CPNS Difabel yang Kelulusannya Dibatalkan

Baca: Potret Kesetiaan Mira Rahayu, Istri Agung Hercules yang Selalu Temani saat Sehat dan Sakit

Baca: Direktur Keuangan PT AP II yang Terjerat OTT KPK Pernah Diperiksa dalam Kasus e-KTP

"Dimintai keterangan saja saya stafsus Kemenpora di 2017-2018, itu saja. Di Wasatlak Prima sebagai apa, kerjanya apa di situ, itu saja," ucap Taufik di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (1/8).

Taufik Hidayat sempat diangkat sebagai Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Kemitraan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pada September 2016 hingga 2018.

Perannya dibutuhkan pada event SEA Games Malaysia 2017 dan Asian Games 2018. Sebagai Wakil Ketua Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas, dia menjabat antara tahun 2016-2017.

Tak hanya soal posisinya di dua jabatan itu, kata Taufik, penyidik juga menanyakan Menpora Imam Nahrawi. Taufik ditanya seputar latar belakang Imam dan Aspri Menpora Miftahul Ulum.

"Ya kenal Pak Imam di mana. Itu-itu saja ya, terkait Menpora saja sih, yang lain tidak ada. Kemenpora sama Satlak Prima, kalau Satlak Prima bisa diminta di Stafsus, itu aja," katanya.

Halaman
1234
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved