Breaking News:

Bentrok TNI Vs Polri di Papua

Pangdam XVII Cenderawasih: Oknum TNI yang Bersalah Akan Diproses Lewat Peradilan Militer

Mayjen TNI Herman Asaribab mengatakan telah menurunkan tim investigasi terkait sejunlah kejadian kekerasan yang melibatkan oknum anggota TNI.

Penulis: Gita Irawan
Kontributor Tribunnews.com/Banjir Ambarita
Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw dan Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen Herman Asaribab saat menjenguk anggota Polisi yang ditembak di Mamveramo Raya, di RS Bhayangkara Kotaraja. 

Selain itu aparat bertugas memelihara ketertiban dan keamanan masyarakat dari berbagai gangguan.

"Oleh karena itu, pemerintah akan melakukan berbagai upaya untuk memperbaiki situasi ini," tuturnya.

Seperti diketahui, telah terjadi tiga insiden yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa.

Dua diantara insiden tersebut diduga melibatkan oknum anggota TNI.

Peristiwa pertama yakni jatuhnya korban tiga anggota Polri meninggal akibat salah paham dengan anggota TNI di Kabupaten Mamberamo Raya, Minggu 12 April 2020.

Sebanyak tiga anggota polri meninggal dunia dan dua mengalami luka tembak.

Korban meninggal yaitu Briptu Marcelino Rumaikewi, Bripda Yosias Dibangga, dan Briptu Alexander Ndun.

Ketiganya anggota Polres Mamberamo Raya.

Sedangkan, yang mengalami luka-lka yaitu Bripka Alva Titaley anggota Reskrim Polsek Mamteng, dan Brigpol Robert Marien anggota SPKT.

Kemudian insiden kedua mengakibatkan tewasnya dua warga sipil di Timika, Senin 13 April.

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved