Breaking News:

Direktur Utama TVRI

Dewas Tunjuk Dirut PAW TVRI, Helmy Yahya Lanjutkan Gugatan ke PTUN

Berdasarkan hasil seleksi, Dewan Pengawas (Dewas) TVRI akhirnya menetapkan Iman Brotoseno sebagai Dirut periode

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Helmy Yahya didampingi sejumlah Direksi LPP TVRI dan kuasa hukum berbicara kepada wartawan terkait pemberhentian dari jabatannya oleh Dewan Pengawas LPP TVRI saat menggelar konferensi pers di Jakarta, Jumat (17/1/2020). Helmy Yahya menyampaikan sejumlah poin pembelaan terkait pemberhentiannya dari Dirut LPP TVRI dan akan menempuh jalur hukum untuk menindaklanjuti kasus tersebut. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

*Iman Brotoseno Ditunjuk jadi Dirut PAW TVRI

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seleksi calon Direktur Utama Pengganti Antarwaktu (PAW) TVRI resmi berakhir.

Berdasarkan hasil seleksi, Dewan Pengawas (Dewas) TVRI akhirnya menetapkan Iman Brotoseno sebagai Dirut periode 2020-2022.

Iman ditunjuk menjadi Dirut PAW TVRI menggantikan Helmy Yahya yang telah dicopot
dari kursinya pada 16 Januari lalu.

Ia ditetapkan sebagai Dirut PAW TVRI setelah mengikuti uji kepatutan dan kelayakan bersama dua calon lainnya, Daniel Wellim Alexander Pattipawae dan Farid Subkhan. Proses seleksi digelar sejak Februari 2020 dan diikuti oleh 30 kandidat.

Rabu (27/5) kemarin Iman langsung dilantik. Pelantikan digelar sekitar pukul 11.00 WIB
di Gedung Penunjang Operasional TVRI, Senayan, Jakarta.

Baca: 2 Penyebar Video Syur Mirip Syahrini Ditangkap Polisi, Terancam 12 Tahun Penjara, Dibekuk di Kediri

Baca: Kabar Liga Inggris: Empat Orang dari Tiga Klub Dinyatakan Positif Corona

Baca: William Saliba & Dayot Upamecano, Duet Impian Lini Pertahanan Arsenal?

Pelantikan Iman sebagai Dirut PAW TVRI itu dihadiri para pejabat struktural, tamu undangan dan anggota Komisi I DPR.

Menurut Ketua Dewas TVRI, Arief Hidayat Thamrin, seluruh proses seleksi Dirut TVRI
dilaksanakansesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dewas juga mengklaim menghormati rekomendasi Komisi I DPR sebagai mitra, dan menilai proses seleksi tidak memerlukan izin Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

”Terpilihnya Dirut baru diharapkan dapat membawa perubahan dan perbaikan termasuk menyelesaikan berbagai persoalan manajemen sebelumnya, khususnya terkait siaran yang bersifat kepublikan, masalah utang lembaga kepada pihak ketiga, dankesejahteraan karyawan melalui pengajuan anggaran ke Kementerian Keuangan,” ujarArief dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu (27/5).

Halaman
1234
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved