Breaking News:

Kasus Djoko Tjandra

ICW Pertanyakan Pelimpahan Perkara Pinangki, KPK Didesak Ambil Alih: Ada 2 Hal yang Disoroti

Kejaksaan yang terlihat seperti terburu-buru melimpahkan perkara Pinangki, ICW mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengambil alih kasus

Tribunnews/JEPRIMA
Tersangka Pinangki Sirna Malasari usai menjalani pemeriksaan kasus suap yang diduga diterima dari Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra di gedung Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu (9/9/2020). Pada kali ini Pinangki menjalani pemeriksaan kurang lebih 15 jam. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia Corruption Watch (ICW) mempertanyakan pelimpahan berkas Kejaksaan Agung terhadap perkara yang melibatkan Jaksa Pinangki Sirna Malasari ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat.

"Terutama terkait kelengkapan proses penyidikan," kata Peneliti ICW Kurnia Ramadhana dalam keterangannya, Kamis (17/9/2020).

Setidaknya ICW melihat ada dua hal yang belum tampak dalam perkembangan penyidikan Jaksa Pinangki.

Pertama, soal pendalaman Kejagung terkait kemungkinan akan adanya keterlibatan ‘orang besar’ di balik Pinangki Sirna Malasari.

"Sebab, mustahil seorang Djoko Tjandra, buronan kelas kakap, langsung begitu saja percaya kepada Pinangki," ujar Kurnia.

Kedua, menurut Kurnia, jika mengikuti alur perkembangan penyidikan, Pinangki diketahui membantu Djoko Tjandra dalam mengurusi fatwa di Mahkamah Agung.

"Pertanyaan lebih lanjut, apakah Kejaksaan sudah mendeteksi bahwa ada dugaan oknum internal MA yang bekerja sama dengan Pinangki untuk membantu urusan tersebut?" tanya Kurnia.

Baca: ICW Sebut Gelar Perkara Kasus Djoko Tjandra Cuma Pencitraan, Ini Komentar KPK

Dikarenakan Kejaksaan yang terlihat seperti terburu-buru melimpahkan perkara Pinangki, ICW mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengambil alih kasus tersebut.
 
"Di luar itu, ICW sampai saat ini masih konsisten untuk mendorong agar KPK berani mengambil alih penanganan perkara yang ada di Kejaksaan Agung dan Kepolisian," tutur Kurnia.

Diberitakan sebelumnya, Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus melimpahkan berkas perkara kasus kepengurusan fatwa MA Jaksa Pinangki Sirna Malasari kepada Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat pada Selasa (15/9/2020) lalu.

Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI Hari Setiyono mengatakan berkas perkara Jaksa Pinangki sebelumnya sempat dikembalikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk dilakukan perbaikan.

Halaman
12
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved