Breaking News:

KLHK Tangkap 4 Pemburu di Taman Nasional Way Kambas Lampung, Sita Satwa Liar dan Senjata Api Rakitan

Para pemburu akan dijerat pidana berlapis karena menggunakan senjata api dan amunisi secara ilegal. Tersangka ditahan di Rutan Polres Lampung Timur.

Dok KLHK
Perahu yang digunakan para pemburu di taman nasional Way Kambas turut disita tim Gakkum KLHK. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COMKementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) berhasil menangkap 4 orang pemburu di Taman Nasional (TN) Way Kambas pada 14 Februari 2021.

Kepala Balai Gakkum KLHK Wilayah Sumatera, Eduward Hutapea mengatakan Direktorat Jenderal Penegakkan Hukum (Ditjen Gakkum) KLHK telah berkoordinasi dengan kepolisian membahas kemungkinan penerapan hukum pidana secara multidoor.

"Gakkum KLHK telah mengantongi identitas orang yang diduga menjadi pemasok senjata api," kata Eduard dalam keterangannya, Sabtu (27/2/2021).

PPNS Ditjen Gakkum KLHK menangkap JI (46), AI (22), BP (30) dan PO (43) yang merupakan para pemburu bersenjata api rakitan di TN Way Kambas Lampung Pada tanggal 14 Februari 2021.

Eduward mengatakan para pemburu akan dijerat pidana berlapis karena menggunakan senjata api dan amunisi secara ilegal.

Saat ini para tersangka ditahan di Rutan Polres Lampung Timur.

Perahu yang digunakan para pemburu di taman nasional Way Kambas turut disita tim Gakkum KLHK.
Perahu yang digunakan para pemburu di taman nasional Way Kambas turut disita tim Gakkum KLHK. (Dok KLHK)

"Kami bersama Ditjen KSDAE akan berkoordinasi dengan Mabes Polri untuk penanganan kasus ini sampai tuntas untuk memburu aktor intelektualnya," lanjutnya.

Proses penyidikan ini berawal dari kegiatan Tim Patroli Taman Nasional Way Kambas bersama mitra konservasi 14 Februari 2021.

Saat sedang patroli Tim mendengar suara tembakan yang berasal dari dalam kawasan hutan.

Halaman
12
Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved