Breaking News:

Reshuffle Kabinet

2 Hal yang Bikin Publik Penasaran dari Pertemuan Megawati dengan Nadiem Menurut Pengamat

Direktur Eksekutif IPI Karyono Wibowo mengatakan, ada dua pertanyaan besar yang perlu diajukan terkait pertemuan Nadiem dengan Megawati. 

Via Kompas TV
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim bertemu Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri (Sumber: IG nadiemmakarim) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pertemuan antara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang berlangsung di tengah desas-desus isu reshuffle kabinet jilid II masih menyisakan teka-teki. 

Sejauh ini yang telah terungkap dari pertemuan tersebut yaitu pembahasan terkait hilangnya kurikulum Pancasila dalam Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP).

Direktur Eksekutif IPI Karyono Wibowo mengatakan, ada dua pertanyaan besar yang perlu diajukan terkait pertemuan Nadiem dengan Megawati. 

Pertama, apa yang belum terungkap dari pertemuan itu? 

Kedua, apakah pertemuan tersebut menghasilkan dukungan pada Nadiem agar tidak di-reshuffle? 

"Inilah yang masih membuat publik penasaran," ujar Karyono Wibowo dalam keterangannya, Jumat (23/4/2021).

Baca juga: Pancasila Jadi Taruhan Nasib Nadiem Makarim di Kabinet Jokowi

Baca juga: Ini Reaksi Nadiem Makarim Saat Ditanya Isu Reshuffle Kabinet

Ada sejumlah syarat jika Nadiem ingin mendapatkan dukungan dari PDI-P.

Dalam perspektif PDI-P, Karyono menduga syarat yang utama adalah Nadiem harus tegas dan berani pasang badan untuk memasukkan kembali Pancasila ke dalam SNP.

Jika "kontrak politik" itu disepakati, maka Nadiem kemungkinan besar akan didukung PDI-P. 

Tetapi sebaliknya, jika Nadiem tidak konsisten, tidak berani pasang badan memasukkan Pancasila ke dalam Standar Nasional Pendidikan, maka PDI-P pasti enggan memberikan dukungan. 

Halaman
1234
Penulis: Lusius Genik Ndau Lendong
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved