Breaking News:

Penyidik KPK Memeras

Kasus Suap Penyidik, Azis Syamsuddin Diperiksa KPK 9 Jam, Bungkam saat Ditanya Wartawan

Azis Syamsuddin bungkam usai diperiksa terkait kasus dugaan suap Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin meninggalkan gedung KPK usai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Rabu (9/6/2021). Azis Syamsuddin diperiksa KPK selama 8 jam sebagai saksi terkait kasus dugaan suap penghentian kasus yang menyeret penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju dan Wali Kota Tanjung Balai M. Syahrial. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Azis Syamsuddin bungkam usai diperiksa terkait kasus dugaan suap Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial dan mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) AKP Stepanus Robin Pattuju.

Azis diperiksa untuk tersangka Stepanus, M. Syahrial.

Diperiksa pada Rabu (9/6) sejak pukul 08.40 WIB, Azis menyelesaikan pemeriksaan sekitar pukul 17.40 WIB.

Baca juga: KPK Cecar Azis Syamsuddin Soal Pertemuan AKP Robin Dengan Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial

Namun seusai pemeriksaan ia langsung menuju mobil yang sudah menunggunya di pelataran Gedung KPK.

Ia tak menjawab satupun pertanyaan awak media yang sudah menunggu sejak siang.

Setelah masuk ke dalam mobil, Azis yang mengenakan batik berwarna merah marun dan juga masker langsung meninggalkan gedung KPK.

Baca juga: KPK Diminta Transparan Usut Kasus Azis Syamsuddin

Hingga berita ini ditulis belum diketahui materi pemeriksaan terhadap politikus Partai Golkar tersebut.
Pelaksana Tugas Juru Bicara Penindakan KPK Ali Fikri juga tidak memberikan keterangan.

Dalam kasus ini, AKP Robin dijerat sebagai tersangka karena bersama-sama dengan seorang pengacara bernama Maskur Husain karena diduga menerima suap dari Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial.

Suap yang diterima mencapai Rp 1,3 miliar.

Suap itu diduga agar Robin menghentikan kasus terkait Syahrial di Tanjungbalai yang tengah diusut oleh KPK.

Halaman
12
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved