Breaking News:

Keluarga Jenderal Vs Ibu Arteria Dahlan

Tak Mau Dianggap Tertutup, Panglima TNI Kawal Kasus Cekcok Arteria Dahlan dengan Anggiat Pasaribu

Andika Perkasa menegaskan hak tersebut dilakukan agar jangan sampai ada kesan seolah TNI tidak terbuka dan tidak kooperatif terkait hal tersebut.

Penulis: Gita Irawan
Editor: Wahyu Aji
Kolase Foto, Tangkan Layra Instagram @ahmadsahroni88
Rekaman perseteruan antara seorang wanita yang mengaku anak Jenderal TNI dengan ibunda dari Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDIP, Arteria Dahlan, beredar di media sosial. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menegaskan pihaknya mengawal kasus kasus cekcok anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan dengan seorang perempuan bernama Anggiat Pasaribu yang sempat mengaku anak Jenderal beberapa waktu lalu.

Ia menegaskan hak tersebut dilakukan agar jangan sampai ada kesan seolah TNI tidak terbuka dan tidak kooperatif terkait hal tersebut.

Hal itu disampaikannya menjawab pertanyaan wartawan mengenai tujuan Danpuspom TNI Laksamana Muda TNI Nazali Lempo mendatangi Polres Bandara Soekarno-Hatta hari ini Rabu (24/11/2021).

"Semuanya benar-benar kita ikuti dan kita kawal sehingga jangan sampai ada, apa ya, kesan seolah-olah kami tidak terbuka dan tidak kooperatif," kata Andika di rumah dinas Ketua DPD RI di kawasan Kuningan Jakarta pada Rabu (24/11/2021).

Diketahui Nazali menyambangi Polres Bandara Soekarno-Hatta di tengah polemik cekcok antara anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan dan seorang Anggiat Pasaribu yang mengaku anak Jenderal di Bandara Soekarno-Hatta beberapa waktu lalu.

Pihak Arteria dan Anggiat diketahui telah saling lapor di Polres Bandara Soekarno-Hatta.

Baca juga: Tolak Mediasi, Arteria Dahlan Masih Geram Ibunda Dimaki: Polisi Tegakan Hukum, Bukan Jadi Mediator

"Sesuai dengan keinginan kami, jadi kami kan juga harus terbuka. Apabila ada laporan dari pihak-pihak yang merasa, merasa memiliki masalah dengan anggota TNI ya, kami harus merespon. Karena kan penyidikan juga ada di TNI," kata Andika.

Andika mengatakan pihaknya tidak ingin menutup diri terhadap tindakan yang mungkin dilakukan oleh anggota TNI.

Untuk itu, kata Andika, Nazali mendatangi Polres Bandara Soekarno-Hatta dalam rangka memantau terkait hal tersebut.

Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved