Senin, 1 September 2025

Disindir Febri Diansyah soal Kenaikan Hartanya dalam Setahun, Ini Jawaban Pimpinan KPK Nurul Ghufron

Febri mempertanyakan kebenaran kenaikan harta Nurul Ghufron yang tercatat di Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di KPK.

Tangkap layar kanal YouTube KompasTV
Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron. 

Ghufron mengaku berterimakasih kepada perhatian dari publik atas pengawasannya terhadap harta kekayaannya yang tercatat di LHKPN.

Mengenai kenaikan kekayaannya, Ghufron menjelaskan hal itu lantaran dirinya memiliki aset yang kebanyakan berupa tanah dan bangun.

Di mana kedua hal tersebut, kata Ghufron, dibelinya dari lelang negara yang disebut relatif murah.

Kemudian, tanah dan rumah tersebut dijadikan bisnis usaha salah satunya kos-kosan.

"Biasanya, terhadap objek yang sudah lelang ke-3 atau harga likuidasi sehingga harga pembeliannya relatif murah."

"Selanjutnya, saya renovasi dan saya jadikan rumah atau kosan, kadang saya jual kembali setelah renovasi atau kadang saya renovasi untuk usaha kosan," jelas Ghufron.

Baca juga: Polri Akui Kompetensi 57 Eks Pegawai KPK dalam Pemberantasan Korupsi

Baca juga: KPK Ingin Kepala Desa yang Korupsi Tak Perlu Diproses, Cukup Dipecat dan Kembalikan Uang

Ia mengaku memiliki tiga kos-kosan yang berlokasi di Jember, Jawa Timur dengan total sekitar 70 kamar.

"Masa Covid-19 ini 'income'-nya relatif turun tetapi dalam pelaporan LHKPN saya laporkan bukan saja sebagai harga pasar rumah."

"Namun saya laporkan sebagai rumah kosan yang nilainya bisa menjadi dua kali lipat dari harga belinya," kata dia.

Selain itu, Ghufron juga memiliki usaha lain berupa kolam pemancingan yang luasnya sekitar 1 hektare.

"Saya juga punya usaha kolam pancing luasnya lebih dari 1 hektare. Untuk usaha ini di masa Covid-19 masih bertahan."

"Sehingga kenaikan LHKPN tersebut lebih karena penyesuaian nilai harta dari masa perolehan dengan saat sekarang ketika saya laporkan dalam LHKPN," ujar Ghufron.

Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron.
Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron. (Tangkap layar kanal YouTube KompasTV)

Sebelumnya, berdasarkan data LHKPN yang dilansir dari laman elhkpn.kpk.go.id yang diakses Kamis (3/12/2021), Ghufron memiliki total kekayaan Rp13.489.250.570 yang dilaporkannya pada 2020.

Sementara harta kekayaan yang dilaporkannya pada 2019 senilai Rp9.230.857.661 atau naik sekitar Rp4,25 miliar.

Adapun rincian harta kekayaannya pada 2020, Ghufron memiliki 13 tanah dan bangunan senilai Rp11.080.000.000.

Halaman
123
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan