Sabtu, 30 Agustus 2025

Sritex Pailit

Menaker Ungkap Ada Beberapa Perusahaan BUMN Bakal Selamatkan Sritex

Sebelumnya, berkembang wacana Badan Pengelola Investasi Danantara akan menyelamatkan Sritex. Anggota Komisi IX DPR RI F-PDIP Edy Wuryanto, mengusulkan

Penulis: Chaerul Umam
Tribunnews.com/Chaerul Umam
PENYELAMATAN SRITEX - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli memberikan keterangan pers di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (11/3/2025). Ia menyebutkan ada sejumlah perusahaan milik negara atau BUMN yang akan menyelamatkan PT Sritex usai berhenti beroperasi karena pailit. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengungkapkan, ada sejumlah perusahaan milik negara atau BUMN yang akan menyelamatkan PT Sri Rejeki Isman (PT Sritex) usai berhenti beroperasi karena pailit.

Meski begitu, Yassierli masih enggan menyebut identitas BUMN tersebut.

"Saya enggak bisa cerita, tapi kalau saya dengar ada, sudah ada beberapa kandidat ya," kata Yassierli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/3/2025).

Ia menyampaikan, Kemnaker tidak bisa ikut campur lebih dalam mengurusi penyelamatan perusahaan Sritex.

Sebab, hal itu kini diurus oleh kurator usai putusan pengadilan yang menetapkan Sritex pailit.

"Nanti ini kan proses di kurator nanti," pungkasnya.

Baca juga: Prabowo Pastikan THR Ojol 2025 Cair Sebelum Lebaran: DPR Dukung, Buruh Minta Jangan Molor

Sebelumnya, berkembang wacana Badan Pengelola Investasi Danantara akan menyelamatkan Sritex.

Anggota Komisi IX DPR RI F-PDIP Edy Wuryanto, mengusulkan negara membantu menyelamatkan Sritex melalui dana investasi yang ada di Danantara.

Hal itu disampaikannya dalam audiensi Komisi IX DPR dengan perwakilan pekerja Sritex pada Selasa (4/3/2025).

Awalnya, Edy menyambut positif langkah pemerintah yang berupaya membantu PT Sritex dengan mencarikan investor baru. 

Dia menilai upaya tersebut sebagai langkah yang baik, terutama mengingat dampak ekonomi yang besar yang ditimbulkan oleh perusahaan tekstil besar tersebut.

"Nah, barangkali negara mau investasi, ya boleh. Mengapa tidak, kan punya Danantara sekarang, kan untuk investasi. Kalau positif untuk investasi mengapa negara enggak masuk untuk menyelamatkan Sritex. Nah baru habis itu swasta (masuk)," kata anggota DPR dari Fraksi PDIP itu.

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan