Selasa, 5 Mei 2026

Eks Marinir jadi Tentara Bayaran Rusia

Satria Arta Kumbara Bergaya Hidup Hedonis Hingga Terlibat Judi Online Sebelum Dipecat dari Marinir

Mayjen (Mar) TNI Endi Supardi mengonfirmasi rumor beredar bahwa Satria memiliki masalah dengan judi online.

Tayang:
Penulis: Gita Irawan
Tribunnews.com/Gita Irawan
TENTARA BAYARAN RUSIA - Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen (Mar) Endi Supardi di Kesatrian Marinir Hartono Cilandak Jakarta pada Kamis (24/7/2025). Endi berbicara rekam jejak Satria sebelum dipecat dari Korps Marinir TNI AL. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Anggota Marinir TNI Angkatan Laut, Satria Arta Kumbara, yang bergabung dengan pasukan Rusia ternyata punya sejumlah catatan sebelum dipecat dari anggota TNI.

Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen (Mar) TNI Endi Supardi mengonfirmasi rumor beredar bahwa Satria memiliki masalah dengan judi online.

Baca juga: Kemenlu RI Sudah Komunikasi dengan Eks Marinir Satria Arta yang jadi Tentara Bayaran Rusia

Endi menjelaskan saat ini fenomena judi online menjadi permasalahan tersendiri di masyarakat bahkan mungkin di tubuh TNI.

Judi online sendiri, kata dia, adalah musuh bersama yang harus kita tumpas karena merusak cara berpikir dan perilaku hidup.

Baca juga: Menteri Hukum: Eks Marinir Satria Arta Butuh Proses Hukum Jika Ingin Kembali Jadi WNI

Judi online adalah bentuk perjudian yang dilakukan melalui internet, di mana pemain memasang taruhan uang atau barang berharga dalam berbagai jenis permainan digital seperti slot, poker, taruhan olahraga, dan kasino virtual.

Hal itu diungkapkannya di Kesatrian Marinir Hartono Cilandak Jakarta pada Kamis (24/7/2025).

"Nah yang bersangkutan (Satria) memang rekam jejak ada ke sana yang mengakibatkan dia keluar dari Korps Marinir salah satunya itu, kehidupan hedonis, kemudian pinjam atau pinjam di bank ya, mungkin pinjol dia ada berkaitan dengan bank himbara. Angkanya kurang lebih di Rp750 juta," ungkap Endi.

Hedonis adalah istilah yang merujuk pada seseorang yang menganut gaya hidup atau pandangan hedonisme, yaitu keyakinan bahwa kesenangan dan kenikmatan pribadi adalah tujuan utama dalam hidup.

"Mungkin untuk menutup itu lalu dia judi online ternyata judi online ini kan tidak membantu bahkan akan lebih terjerumus ke dalamnya. Sehingga tidak bisa mengatasi itu dia desersi," ujarnya.

Endi menjelaskan awalnya Satria bergabung dengan Korps Marinir TNI AL sebagai Tamtama.

Marinir adalah pasukan tempur khusus milik TNI Angkatan Laut yang memiliki kemampuan bertempur di darat, laut, dan udara, terutama dalam operasi amfibi—yaitu penyerangan dari laut ke darat. 

Satria, kata dia, kemudian ikut program Bintara Reguler dan menjadi Bintara pangkat Sersan. 

Pangkat terakhir Satria sebelum dipecat, ungkap dia, adalah Sersan Satu (Sertu).

Sebelum desersi, kata dia, Satria mangkir dari tugasnya.

Kemudian, pada tahun 2022 Satria sudah menghilang. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved