Demo di Jakarta
3 Saran untuk Prabowo dari Peneliti Kebijakan Publik, Singgung Kader Parpol Bermasalah
Presiden Prabowo Subianto pun mendapat saran dari peneliti kebijakan publik di tengah marak aksi demo, singgung kader parpol bermasalah
Penulis:
Facundo Chrysnha Pradipha
Editor:
Sri Juliati
Data sementara menunjukkan setidaknya dua korban jiwa dan puluhan luka-luka dalam rangkaian demo ini, dengan kerugian ekonomi akibat lumpuhnya lalu lintas di Jakarta mencapai miliaran rupiah.
Pemerintah hingga Kapolri
Respons pemerintah datang cepat dari Presiden Prabowo Subianto, yang menyatakan keterkejutan dan kekecewaannya atas tindakan berlebihan aparat.
Dalam konferensi pers di Istana Negara pada 29 Agustus 2025, Prabowo memerintahkan pengusutan tuntas dan transparan terhadap insiden tersebut, dengan janji menindak tegas pelaku jika terbukti melanggar.
Ia juga menjamin kehidupan keluarga korban dan mengimbau masyarakat tetap tenang, sambil mencatat semua keluhan untuk ditindaklanjuti.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permintaan maaf sedalam-dalamnya dan menjadikan peristiwa ini sebagai evaluasi internal.
Tujuh personel Brimob telah diperiksa, dengan penekanan pada transparansi investigasi.
Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga angkat bicara, menyampaikan duka cita dan mendesak investigasi independen serta penegakan hukum tegas, sambil menekankan perlindungan hak konstitusional rakyat.
Tragedi ini tidak hanya menimbulkan duka, tetapi juga menjadi momentum untuk reformasi mendalam dalam penanganan aksi massa.
(Tribunnews.com/ Chrysnha)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.