Senin, 1 September 2025

Kongres PWI 2025

PWI Aset Bangsa, Organisasi Sangat Besar, Ini Kata Sosok Penting Terselenggaranya Kongres PWI 2025

Ketua Komisi Digital dan Sustainability Dewan Pers, Dahlan Dahi menjadi sosok penting terjadinya Kongres Persatuan PWI 2025.

|
Editor: Muhammad Barir
TribunBekasi.com/Muhammad Azzam
KETUA KOMISI DIGITAL- Ketua Komisi Digital dan Sustainability Dewan Pers Dahlan Dahi menjadi sosok penting terjadinya Kongres Persatuan PWI 2025. 

PWI Salah Satu Aset Bangsa, Lahir Bersama Bangsa Ini, Kata Sosok Penting di Balik Rekonsiliasi PWI

TRIBUNNEWS.COM- Ketua Komisi Digital dan Sustainability Dewan Pers, Dahlan Dahi menjadi sosok penting di balik berlangsungnya Kongres Persatuan PWI 2025.

Dahlan Dahi sebagai Chief Digital Officer (CDO) Kompas Gramedia ini berhasil mempertemukan dua kubu kepengurusan PWI, Hendry Ch Bangun dan Zulmansyah Sekedang, dan menghasilkan kesepakatan penting yakni digelarnya Kongres Persatuan PWI 2025.

Kongres Persatuan PWI 2025 sendiri dilaksanakan di BPPTIK Komdigi di Cikarang, Kabupaten Bekasi pada Jumat-Sabtu, 29-30 Agustus 2025.

Dahlan Dahi menjelaskan, hal ini perjalanan yang panjang, sudah lebih dari satu tahun bahkan dua tahun.

Usaha mediasinya sudah dilakukan berkali-kali oleh berbagai pihak. Akan tetapi tak kunjung mendapatkan titik temu.

Ketika dirinya mulai masuk sebagai anggota Dewan Pers bersama struktur baru Dewan Pers lainnya pada bulan Mei 2025, akhirnya mendapatkan kesepakatan bersama untuk dilakukannya Kongres Persatuan PWI 2025.

"Mei, Juni, Juli, Agustus, empat bulan, syukur bahwa kedua pihak sepakat untuk satu, sama-sama mengakui bahwa memang ada masalah di PWI, ada hasil Kongres Bandung, ada hasil KLB, sama-sama sepakat bahwa metode menyelesaikan konfliknya harus lewat Kongres, lalu diberi nama Kongres Persatuan," beber Dahlan Dahi.

Menurutnya, kedua pihak juga sama-sama sepakat bahwa penyelenggara Kongres dibentuk panitia bersama untuk Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) serta sama-sama menyepakati mengenai siapa yang akan jadi peserta, dan itulah yang disebut sebagai Kesepakatan Jakarta.

"Saya mengerti bahwa banyak sekali perbedaan menyangkut berbagai macam isu, ada laporan pidana, ada laporan perdata di kantor polisi, ada gugatan ke Dewan Pers, dan segala macam. Tapi kita fokus kepada hal-hal yang mempersamakan mereka, yaitu keinginan untuk menyelesaikan masalah PWI melalui mekanisme Kongres," paparnya.

Untuk itu, ia mengaku senang atas terselanggaranya Kongres Persatuan PWI 2025.

 

 

Baca juga: Akhmad Munir Terpilih Menjadi Ketua Umum PWI Pusat, Kantongi 52 Suara

 

 

Halaman
1234
Sumber: Tribun bekasi
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan