Minggu, 12 April 2026

Konflik Palestina Vs Israel

Dino Patti Djalal: Pidato Prabowo di PBB Kontras dengan Gaya Trump

Dino Patti Djalal nilai pidato Prabowo di PBB elegan dan kontras dengan gaya Trump yang keras dan penuh pujian diri.

Tangkap layar Youtube
PIDATO PRABOWO-TRUMP - Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump saat berpidato dalam Sidang Umum ke-80 PBB di New York, Selasa (23/9/2025) waktu setempat. Mantan Wamenlu Dino Patti Djalal menilai gaya pidato keduanya kontras: Prabowo menekankan kerja sama global, sementara Trump lebih menonjolkan kepentingan nasional. 

Ringkasan Utama 

Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal menilai pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Majelis Umum PBB sangat berbeda dari gaya Presiden AS Donald Trump. Prabowo menekankan kerja sama antarbangsa dan perdamaian dunia, sementara Trump lebih menonjolkan kepentingan nasional dan gaya retoris yang keras.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pidato Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto dalam Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menuai sorotan dari berbagai kalangan, termasuk mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal.

Dalam video yang diunggah melalui akun Instagram pribadinya, @dinopattidjalal, Rabu (24/9/2025), Dino menyebut gaya dan substansi pidato Prabowo sangat kontras dengan pidato Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

“Pidato itu memberikan kontras dengan pidato sebelumnya dari Presiden Trump. Baik dari segi substansi, dari segi gaya, dari segi elegansi dan lain sebagainya,” kata Dino.

Menurut Dino, Prabowo tidak menonjolkan kepentingan nasional sempit. Sebaliknya, ia menekankan pentingnya prinsip internasionalisme dan solidaritas global.

“Saya melihat bahwa dalam pidato itu Presiden Prabowo sama sekali tidak bicara mengenai Indonesia first gitu ya. Karena ini kan sedang marak ya di berbagai negara gitu ya. Me first attitude ya,” ujarnya.

“Beliau menjelaskan mengenai Indonesia tapi beliau menekankan pentingnya internasionalisme dan beliau menekankan secara elegan bahwa negara-negara umat manusia harus bersatu ya untuk perdamaian dunia,” ia menambahkan.

Baca juga: Indonesia Disebut Bisa Usulkan SBY jadi Sekjen PBB, Apa Saja Syaratnya?

Dino juga menyebut pidato Prabowo menunjukkan sikap kenegarawanan dan kedewasaan berpikir, berbeda dari pidato Trump yang menurutnya lebih banyak memuji diri sendiri dan merendahkan pihak lain.

“Ini tentu kontras dengan pidato sebelumnya yang disampaikan oleh Presiden Trump,” ujar Dino.

Isi Pidato Prabowo dan Trump di Sidang PBB

SIDANG UMUM PBB - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri Multilateral Meeting on the Middle East atas undangan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Ruang Konsultasi Dewan Keamanan PBB, New York, Selasa (23/9/2025). Dalam forum ini, Trump memuji pidato Prabowo yang dinilai tegas dan menggugah, termasuk gestur mengetuk meja sebagai simbol keberanian diplomatik.
SIDANG UMUM PBB - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri Multilateral Meeting on the Middle East atas undangan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Ruang Konsultasi Dewan Keamanan PBB, New York, Selasa (23/9/2025). Dalam forum ini, Trump memuji pidato Prabowo yang dinilai tegas dan menggugah, termasuk gestur mengetuk meja sebagai simbol keberanian diplomatik. (Instagram @kemensetneg.ri)

Dalam pidatonya di Markas Besar PBB, New York, Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya solidaritas global dan penolakan terhadap politik blok.

Ia menyatakan, “Indonesia percaya bahwa kerja sama antarbangsa adalah kunci untuk menghadapi tantangan umat manusia.”

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan prinsip nasionalisme dalam pidatonya dengan pernyataan, “The future does not belong to globalists. The future belongs to patriots.”

Gaya retoris Trump dinilai lebih keras dan berfokus pada pencapaian domestik Amerika Serikat.

Baca juga: Eskalator Mendadak Macet saat Dinaiki Trump, PBB Tegaskan Bukan Sabotase, Ungkap Fakta Sebenarnya

Meski gaya keduanya berbeda, Trump secara terbuka memuji pidato Prabowo. Dalam pernyataan yang disampaikan usai sidang, Trump mengatakan, “You did a great job,” dan menyebut Prabowo sebagai pemimpin yang berani karena menyampaikan pidato dengan gebrakan meja yang tegas.

Sebagai informasi, Prabowo mendapat urutan ketiga dalam daftar pembicara Sidang Majelis Umum ke-80 PBB.

Pidatonya berlangsung di tengah sorotan dunia terhadap isu geopolitik, krisis kemanusiaan, dan ketegangan antarnegara.

 

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved