Kamis, 7 Mei 2026

Ledakan di Jakarta Utara

Nasib Korban Ledakan SMAN 72: Ada Diamputasi Jarinya, Gendang Telinga Pecah, hingga Cangkok Kulit

Beberapa kondisi korban ledakan SMAN 72 terungkap di mana ada yang harus diamputasi jarinya, gendang telinga pecah, hingga cangkok kulit.

Tayang:
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
LEDAKAN - Suasana tempat kejadian perkara (TKP)?ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta, Jumat (7/11/2025). Ledakan yang berasal dari sekitar Masjid SMA Negeri 72 Jakarta tersebut menyebabkan korban luka mencapai 54 orang dan Tim gabungan dari TNI, Polri dan Gegana masih melakukan penyelidikan dan penyisiran di area tersebut. Beberapa kondisi korban ledakan SMAN 72 terungkap di mana ada yang harus diamputasi jarinya, gendang telinga pecah, hingga cangkok kulit. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Ugi menyatakan, anaknya tidak mengetahui jumlah ledakan masjid di SMAN 72 karena sudah tidak sadarkan diri.

"Jadi, saat peledakan pertama yaudah dia enggak sadar. Nah, digotong sempat viralnya karena darahnya banyak," ungkapnya.

Ia menegaskan, teman-teman anaknya yang membopong sempat berteriak Aufa kritis, sehingga banyak awak media yang mencari keluarga untuk wawancara.

Saat ini, kata Ugi, kondisi anaknya sudah mulai membaik dan sadarkan diri meski masih menunggu jadwal operasi ketiga.

"Katanya, iya. Jadi, ada hasil ronsen itu. Nah, ini itu ada kelainan di saraf ya," imbuhnya.

Bagaimana Kondisi Terduga Pelaku?

Sementara, terduga pelaku kini dirawat di RS Polri, Kramat Jati setelah sebelumnya sempat berada di RSIJ Cempaka Putih.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budhi Hermanto, menjelaskan alasan pemindahan itu agar kondisi terduga pelaku bisa dipantau langsung demi kepentingan penyelidikan.

“Pasien yang dipindahkan ke Rumah Sakit Polri mendapat penanganan terpadu, bukan hanya dari sisi medis, tetapi juga untuk memudahkan penyidik melakukan pendalaman,” jelasnya dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin.

Ia menambahkan, kondisi terduga pelaku kini telah sadar dan memungkinkan penyidik untuk mulai meminta keterangan terkait kejadian tersebut.

“Apabila dalam perkembangan kondisi kesehatannya semakin baik, penyidik akan lebih mudah meminta keterangan untuk mengungkap motif dan kronologi peristiwa,” kata Budi.

Di sisi lain, Budi juga menuturkan hingga kini korban yang masih dirawat berjumlah 32 orang yang terbagi di dua rumah sakit yakni RSIJ Cempaka Putih dan RS Yarsi.

Sebagian artikel telah tayang di Warta Kota dengan judul "Siswa SMAN 72 Korban Ledakan Jalani Operasi Ketiga karena Kelainan Otak"

(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto/Abdi Ryanda Shakti)(Warta Kota/Miftahul Munir/Joanita Ary)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved