Banjir Bandang di Sumatera
30 Ribu Prajurit TNI Turun ke Aceh, Sumut, Sumbar Tangani Bencana
30 ribu prajurit TNI turun ke Sumatera, korban terus bertambah, warga cemas menanti bantuan. Apa langkah pemerintah selanjutnya?
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengerahkan total 30.151 personel untuk membantu penanganan bencana banjir dan longsor di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
Agus menyampaikan hal itu dalam konferensi pers bersama delapan pejabat negara di Posko Terpadu TNI Penanggulangan Bencana Alam Aceh, Sumut, dan Sumbar, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (3/12/2025).
“Saya sudah mengerahkan 30.151 orang di semua wilayah yang terdampak dengan kelengkapannya,” kata Agus.
Ia menegaskan, pengerahan personel dilakukan untuk penanganan bencana sekaligus antisipasi banjir dan longsor, menyusul peringatan BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) soal curah hujan tinggi hingga akhir tahun.
Distribusi Personel TNI
Di Provinsi Aceh, TNI mengerahkan sebanyak 11.143 personel, terdiri dari 10.459 prajurit TNI Angkatan Darat (AD), 395 personel TNI Angkatan Laut (AL), dan 189 personel TNI Angkatan Udara (AU).
Di Sumatera Utara (Sumut), jumlah personel yang diturunkan mencapai 11.737 orang, dengan rincian 10.532 dari TNI AD, 691 dari TNI AL, dan 514 dari TNI AU.
Sementara di Sumatera Barat (Sumbar), total personel yang disiagakan sebanyak 6.664 orang, terdiri dari 5.731 prajurit TNI AD, 779 personel TNI AL, 254 personel TNI AU, serta 607 personel Dukungan Operasi Penerbangan (Dukopsbang).
Secara keseluruhan, total personel TNI yang dikerahkan di tiga provinsi tersebut mencapai 30.151 orang.
Selain itu, TNI juga menurunkan 48 unit alat utama sistem senjata (alutsista) untuk mendukung operasi penanggulangan bencana.
Kodam Regional Terlibat
Kapuspen TNI Mayjen (Mar) Freddy Ardianzah menjelaskan, personel yang dikerahkan tersebut di antaranya berasal dari:
- Kodam Iskandar Muda (Aceh)
- Kodam I/Bukit Barisan (Sumut)
- Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol (Sumbar)
Baca juga: Pemerintah Minta Maaf Penanganan Bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar Masih Ada Kekurangan
Jutaan Warga Terdampak, 807 Orang Meninggal
Gelombang banjir dan longsor sejak akhir November 2025 membuat lebih dari 3,3 juta jiwa terdampak langsung di Aceh, Sumut, dan Sumbar.
Ratusan ribu warga harus mengungsi karena rumah mereka rusak atau terendam.
Di Aceh Tamiang, ribuan rumah hancur dan warga kehilangan tempat tinggal.
Distribusi energi dan logistik sempat terganggu, sehingga pemerintah bersama Pertamina menambah armada untuk mempercepat pemulihan.
BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) memperbarui data pada Rabu (3/12/2025) sore:
- 807 orang meninggal dunia
- 647 orang hilang
- 2.600 orang luka-luka
- 582.500 warga mengungsi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Panglima-TNI-Jenderal-Agus-Subiyanto-Kapolri-Listyo-Sigit-Prabowo-Mendagri-Tito-Karnavian.jpg)