Jumat, 5 Juni 2026

Limbah Sawit Disulap Jadi Bahan Cetak untuk Industri Manufaktur

Tim peneliti Politeknik Negeri Media Kreatif mengembangkan filamen 3D printing ramah lingkungan berbasis limbah tandan kosong kelapa sawit.

Tayang:
Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Wahyu Aji
HO/IST
RAMAH LINGKUNGAN -  Tim peneliti Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia) yang dipimpin Dr. Handika Rahmayati, M.Si mengembangkan filamen 3D printing ramah lingkungan berbasis limbah tandan kosong kelapa sawit (TKKS).  Filamen 3D adalah bahan baku utama berbentuk benang atau gulungan plastik termoplastik yang digunakan dalam printer 3D FDM (Fused Deposition Modeling) untuk membuat objek tiga dimensi dengan cara dilelehkan dan dicetak lapis demi lapis. 

Meski demikian, aspek kualitas, ketahanan, dan stabilitas harga masih perlu diuji sebelum diproduksi secara massal.

Saat ini, tim peneliti Polimedia masih melakukan pengujian lanjutan untuk memastikan kestabilan dan kompatibilitas filamen dengan berbagai mesin 3D printing.

Baca juga: Ubah Limbah Sawit Jadi Listrik Hijau, PLTBg Sei Mangkei Sabet Sertifikat Pengurangan Emisi

Penelitian ini direncanakan berlangsung selama dua tahun, yakni 2025–2026, dan didanai melalui program Grant Riset Sawit yang dikelola oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved