Jumat, 17 April 2026

Ijazah Jokowi

Jawaban Pejabat Kemendikdasmen usai Terima Buku 'Gibran End Game' dari Roy Suryo Cs: Terima Kasih

Pejabat Kemendikdasmen menerima buku "Gibran End Game" yang diberikan oleh Roy Suryo cs pada Senin (12/1/2026).

Penulis: Rakli Almughni
Editor: Nuryanti
Tribunnews.com/Fahdi Fahlevi
IJAZAH GIBRAN - Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa (Trio RRT) dan kuasa hukumnya Refly Harun saat menyerahkan buku "Gibran End Game" kepada pejabat Biro Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kemendikdasmen, Anandes Langguana. di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Senin (12/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Roy Suryo Cs menyerahkan buku berjudul "Gibran End Game" kepada pejabat Biro Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kemendikdasmen.
  • Pejabat Biro Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kemendikdasmen mengucapkan terima kasih kepada mereka.
  • Roy Suryo Cs juga menilai terdapat sejumlah kejanggalan dalam proses penyetaraan pendidikan Gibran.

TRIBUNNEWS.COM - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menerima buku "Gibran End Game" yang diberikan oleh Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa, Senin (12/1/2026).

Buku yang mengupas tentang Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tersebut diterima oleh pejabat Biro Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kemendikdasmen, Anandes Langguana.

Selain itu, Anandes juga menerima buku tentang Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang berjudul "Jokowi's White Paper."

Saat penyerahan dua buku tersebut, Anandes Langguana berfoto bersama Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Dokter Tifa sambil memegang buku "Gibran End Game."

Kepala Bagian Informasi dan Fasilitasi Layanan Terpadu Kemendikdasmen tersebut menyampaikan ucapan terima kasih kepada Roy Suryo cs setelah menyerahkan buku itu.

"Kami dari humas (Kemendikdasmen) tentunya sudah menerima kunjungan dari Pak Rismon, Pak Roy Suryo," kata Anandes, dikutip dari tayangan YouTube Langkah Update, Senin (12/1/2026).

"Surat sudah dikirim melalui email sebelumnya sudah kami terima juga. Nanti kami akan sampaikan sesuai ketentuan dan undang-undang yang berlaku. Terima kasih sekali lagi," imbuhnya.

Baca juga: Datangi Kemendikdasmen, Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Dokter Tifa Serahkan Buku Gibran End Game

Roy, Rismon, dan Dokter Tifa yang menamai diri sebagai Trio RRT mengirim surat permohonan informasi publik kepada Kemendikdasmen.

Surat tersebut meminta penjelasan rinci mengenai dasar hukum penerbitan surat keterangan Nomor 9149/KP/2019 tertanggal 6 Agustus 2019 yang menyatakan Gibran Rakabuming Raka telah menyelesaikan pendidikan Grade 12 di UTS Insearch Sydney dan dinilai setara dengan lulusan SMK Peminatan Akuntansi dan Keuangan di Indonesia.

Trio RRT meminta Kemendikdasmen memberi penjelasan tertulis terkait regulasi, kewenangan pejabat, metode penyetaraan, hingga pemetaan kurikulum yang digunakan dalam proses tersebut.

Selain itu, Trio RRT juga mempertanyakan diskresi administratif dan dasar hukum terkait penyetaraan pendidikan.

Rismon Sianipar meminta Kemendikdasmen tidak menjawab singkat perihal surat yang diajukannya itu.

"Tapi Pak, jawabannya jangan simpel, soalnya pertanyaannya kompleks. Jadi jangan pertanyaannya kompleks nanti jawabannya simpel, 'tidak dalam penguasaan kami.' Jangan begitu," kata Rismon.

Alasan Trio RRT itu mendatangi Kemendikdasmen adalah untuk mempertanyakan penerbitan surat penyetaraan ijazah SMA Wapres Gibran Rakabuming.

"Secara resmi kami ingin minta ini dan alasan diterbitkannya surat ini. Karena berdasarkan analisis kami hipotesis selama ini surat ini aneh atau tidak jelas keluarannya," kata Roy Suryo.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved