Kasus Dugaan Korupsi di Kemendikbud
Jurist Tan Dijuluki 'Bu Menteri' Karena Punya Pengaruh Besar, Hakim: Harus Segera Ditangkap
Jurist Tan memiliki julukan 'Ibu Menteri' saat Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dipimpin Nadiem Makarim.
Ringkasan Berita:
- Jurist Tan selaku Staf Khusus Menteri pada dasarnya tidak memiliki kaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan pemerintahan
- Jurist Tan mendapat julukan 'Bu Menteri' di lingkungan Kemendikbudristek
- Jurist Tan kerap tegur sapa dengan Nadiem Makarim layaknya teman dekat
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tersangka sekaligus buronan kasus korupsi pengadaan Chromebook, Jurist Tan memiliki julukan 'Ibu Menteri' saat Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dipimpin Nadiem Makarim.
Bukan tanpa alasan, julukan 'Ibu Menteri' kepada Jurist Tan disematkan karena ia memiliki wewenang cukup besar meski jabatannya hanya sebatas staf khusus (Stafsus) Mendikbudristek, Nadiem Makarim.
Hal itu diungkap mantan Plt Kasubdit Fasilitas Sarana, Prasarana dan Tata Kelola Direktorat SMP Kemendikbud, Cepy Lukman Rusdiana saat hadir sebagai saksi dalam sidang kasus korupsi pengadaan Chromebook dan Chrome Device Manajemen (CDM) Kemendikbudristek.
Dalam berita acara pemeriksaan, Cepy mengungkap bahwa Jurist Tan selaku Staf Khusus Menteri pada dasarnya tidak memiliki kaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan pemerintahan.
Namun, karena memiliki pengaruh yang cukup besar, Jurist Tan justru dapat ikut campur terkait pengadaan Chromebook yang dilakukan di lingkungan kementerian.
Baca juga: Jurist Tan Bisa Atur Anggaran hingga Mutasi Pejabat di Kemendikbudristek
"Bahkan saudari Jurist Tan mendapat julukan 'Bu Menteri' dari teman-teman kantor dan dapat berkata 'lu dan Gue' kepada Menteri Nadiem di hadapan banyak pejabat," kata Hakim Andi Saputra membacakan BAP Cepy Lukman dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (13/1/2026).
"Julukan 'Ibu Menteri' ini maksudnya gimana?," tanya Hakim Andi kepada Cepy.
Mendengar pertanyaan itu, Cepy pun mengamini soal julukan terhadap Jurist Tan tersebut.
Menurut Cepy, berdasarkan informasi dari teman dan pimpinan di kantornya bahwa julukan itu disematkan ke Jurist Tan karena seolah-olah menteri sesungguhnya di Kemendikbudristek adalah Jurist Tan karena memiliki kekuasaan serupa dengan Nadiem.
Baca juga: Kejagung Kaji Upaya Penangkapan Sementara Terhadap Jurist Tan, Riza Chalid, dan Cheryl Darmadi
"Berdasarkan informasi dari teman-teman kantor dan saat itu dari pimpinan pimpinan kami bahwa 'Ibu Menteri' ini ya menteri sesungguhnya Jurist Tan gitu loh karena punya kekuasaan yang sama dengan Pak Menteri (Nadiem Makarim)," ujar Cepy.
"Ini menunjukkan bahwa dia sangat powerfull?" ucap Hakim Andi memastikan.
"Powerfull, betul," jawab Cepy.
Tak hanya itu, selain dapat julukan 'Bu Menteri', selama menjabat Staf Khusus, Jurist Tan diketahui juga kerap tegur sapa dengan Nadiem Makarim layaknya teman dekat.
Namun, saat dikonfirmasi hal itu, Cepy mengaku tidak pernah melihat langsung melainkan hanya mendengar dari teman-teman dan pimpinannya di kantornya.
"Kemudian berkata 'lu dan Gue' kepada Menteri di hadapan banyak pejabat. Saksi pernah dengar atau gimana?" tanya Hakim Andi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Jurist-Tan-Buronan-Kasus-Korupsi-Laptop.jpg)