Rabu, 20 Mei 2026

Sosok Mr J yang Disebut Ketua Dewan Pembina PSI adalah Jokowi

Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) merupakan sosok 'Mr J' yang menjabat Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Tayang:

"Saudara-saudara sekalian yang saya hormati, kita perlu jajaran pengurus yang militan. Saudara-saudara bekerja keras untuk PSI? Saya pun akan bekerja keras untuk PSI!" kata Jokowi dalam arahannya, di atas panggung Rakernas I PSI.

Lebih jauh ayah kandung dari Ketua Umum DPP PSI Kaesang Pangarep tersebut bahkan menyatakan akan siap kerja mati-matian untuk PSI.

Pernyataan itu disampaikan oleh Jokowi setelah menanyakan kesanggupan kerja dari para kader PSI.

"Saudara-saudara bekerja mati-matian untuk PSI? Saya pun akan bekerja keras, bekerja mati-matian untuk PSI! Saudara-saudara bekerja habis-habisan untuk PSI? Saya pun akan bekerja habis-habisan untuk PSI!" tegas Jokowi.

Baca juga: Profil Noriyuki Makihara, Penyanyi Solo Asal Jepang yang Disebut Mirip Jokowi, Lagunya Viral

Pernyataan itu lantas membuat teriakkan serta yel-yel untuk menyuarakan nama Jokowi.

Ribuan kader PSI yang hadir menegaskan akan bekerja untuk bisa memenangkan PSI di Pemilu mendatang.

"Siap, siap siap, pak Jokowi, Jokowi, Jokowi, Jokowi!" teriak para kader PSI.

Selepas memberikan arahan, kepada awak media, Jokowi mengaku dirinya hadir sebagai motivator.

Jokowi menyebut PSI perlu diberikan semangat untuk menjadi partai politik yang semakin baik.

"Sebagai motivator, hehehe. Enggak, gini. partai ini perlu disemangati karena negara kita memerlukan partai yang baik, memerlukan politik kebaikan, memerlukan politik yang baik," ungkap Jokowi.

Jokowi juga berpesan agar PSI terus bekerja keras.

"Pesannya seluruh jajaran pengurus harus bekerja keras, harus bekerja mati-matian, harus bekerja habis-habisan untuk partai dan nanti larinya untuk negara," ungkapnya.

Pandangan Pengamat

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menilai apa yang disampaikan Jokowi bukan sekadar motivasi, melainkan arahan politik.

"Makanya kemarin ketika Jokowi memberikan, bukan sambutan bagi saya, itu arahan politik. Arahan, bukan motivasi lagi ya. Kalau dibilang motivator, lebih dari itu gitu. Istilahnya, arahan politik itu kelasnya sudah tingkat dewa.," ucap Adi dalam dialog Sapa Indonesia Pagi Kompas TV, Minggu (1/2/2026).

"Arahan politiknya adalah karena ya PSI itu punya mimpi besar, ingin jadi partai besar, maka strukturnya harus besar. Dari pusat, RT, dan RW katanya harus dipastikan itu kuat."

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved