Reformasi Polri
Kasus Polisi Terjerat Hukum Terus Berulang, Bagaimana Kabar Reformasi Polri?
Atas banyaknya kasus polisi yang terjerat hukum ini, Ito mengatakan bahwa hal tersebut menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan.
Tanpa itu, kepercayaan publik yang terus tergerus akan semakin sulit dipulihkan.
“Jadi memang reformasi kultural di internal Polri sangat perlu segera dilakukan,” tegasnya.
Draf Laporan Tim Reformasi Polri Rampung
Tim Komisi Percepatan Reformasi Polri menyatakan telah rampung menyusun laporan dan siap untuk diserahkan kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Hal itu disampaikan Ketua Tim Komisi Percepatan Reformasi Polri Prof Jimly Asshiddiqie kepada wartawan, Senin (9/2/2026).
"Sudah, tinggal tunggu waktu untuk diterima presiden," ungkapnya.
Draf Laporan tersebut berisi soal catatan yang dikumpulkan tim reformasi sebagai rekomendasi kepada presiden untuk perbaikan institusi Korps Bhayangkara.
Dalam draf itu tertuang masukan dari sejumlah elemen masyarakat selama hampir tiga bulan sejak dibentuk pada November 2025.
Prof Jimly menuturkan derasnya masukan dari masyarakat menandakan tingginya kepedulian publik terhadap agenda reformasi Polri.
Menurutnya ada ratusan kelompok yang berkirim surat memberikan masukan.
“Ada kira-kira lebih dari 100 kelompok yang bersurat. Untuk audiensi, untuk memberi masukan. Banyak sekali orang yang punya kepedulian. Ini bagus untuk kita buka ruang partisipasi publik yang bermakna,” ujarnya.
Ia menjelaskan, seluruh surat dan masukan yang masuk sedang dipetakan oleh sekretariat tim.
Lalu dibedakan mana isu yang menyangkut perubahan kebijakan jangka panjang, dan mana yang berupa persoalan operasional yang bisa langsung direkomendasikan ke Kapolri.
“Ada dua macam. Yang sifatnya ke depan memerlukan policy reform itu satu kelompok. Yang kedua yang operasional kasus. Kalau memang itu masuk akal dan memang baik, kita rekomendasikan kepada Kapolri langsung dikerjain,” katanya.
Ia menyebut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menunjukkan sikap responsif terhadap masukan publik dan rekomendasi tim.
“Sikapnya adaptif dan responsif, terbuka untuk menerima masukan-masukan yang bisa langsung dioperasionalkan, langsung dikerjakan saja,” ujarnya.