Kasus Campak Turun Lebih dari 2.000 Kasus dalam 13 Pekan, Kemenkes Minta Tetap Waspada
Penurunan kasus campak terjadi di berbagai provinsi yang sebelumnya mencatat angka tinggi.
Beberapa provinsi tersebut antara lain:
- Aceh
- Sumatera Utara
- Sumatera Barat
- Sumatera Selatan
- DKI Jakarta
- Jawa Barat
- Jawa Tengah
- Kalimantan Barat
- Sulawesi Selatan
- Sulawesi Tengah
- Nusa Tenggara Barat
Wilayah-wilayah ini memiliki pola yang hampir seragam, yakni lonjakan kasus di akhir tahun 2025 yang kemudian berangsur menurun di awal 2026.
Namun, penurunan ini belum sepenuhnya merata dan masih menyisakan kasus aktif.
NTB Jadi Titik Aglomerasi yang Diwaspadai
Dari seluruh wilayah, Nusa Tenggara Barat (NTB) mendapat perhatian khusus. Kementerian Kesehatan menyebut adanya aglomerasi kasus yang perlu diawasi secara ketat.
Wilayah tersebut meliputi:
- Kabupaten Bima
- Kota Bima
- Kabupaten Dompu
Ketiga wilayah ini sebelumnya menjadi titik dengan konsentrasi kasus yang cukup tinggi.
Meski saat ini dilaporkan telah mengalami penurunan, pemerintah tetap menekankan pentingnya langkah antisipasi lanjutan.
ORI Digenjot, Capaian Dipantau Harian
Sebagai bagian dari pengendalian, pemerintah terus mendorong pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI).
Program ini menjadi salah satu strategi utama untuk memutus rantai penularan.
Capaian ORI dipantau secara harian hingga 9 April 2026.
Pelaksanaan ORI terus didorong di berbagai wilayah dengan mobilitas tinggi dan riwayat kasus.
Beberapa daerah yang mengalami peningkatan pelaksanaan ORI antara lain:
- Tangerang Selatan
- Tangerang
- Pandeglang
- Kabupaten Serang
- Kota Serang
- Jakarta Barat
- Kota Depok
- Kota Palu
“Kita bisa lihat di sini bagaimana kita betul-betul mem-push pelaksanaan Outbreak Response Immunization,” ujar Andi.
Penurunan Jadi Momentum, Bukan Alasan Lengah
Penurunan kasus yang signifikan menjadi indikator positif, namun belum menjadi tanda berakhirnya risiko.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Ilustrasi-penyakit-campak-pada-anak.jpg)