Selasa, 28 April 2026

Ketua Umum Gekira Imbau Publik Bijak Merespons Video Jusuf Kalla

Ketua Umum Gekira, Organisasi sayap Partai Gerindra, Nikson Silalahi mengimbau masyarakat untuk tidak reaktif terkait video tersebut.

Tayang:
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Wahyu Aji
HO/IST
Ketua Umum PP GEKIRA, Nikson Silalahi mengimbau masyarakat untuk tidak reaktif, tetap tenang, tidak terprovokasi, serta menjaga semangat persatuan dan toleransi antarumat beragama terkait video Jusuf Kalla. Ia menilai upaya dialog lebih damai dan menyejukkan. 

Ringkasan Berita:
  • Ketua Umum Gerakan Kristiani Indonesia Raya, Nikson Silalahi, meminta masyarakat tidak terpancing polemik terkait video ceramah Jusuf Kalla.
  • Nikson menilai potongan video berpotensi menimbulkan salah paham, sehingga harus dipahami secara lengkap dan tidak disikapi berlebihan.
  • Ia mengajak masyarakat menjaga toleransi, menghindari provokasi, serta mengedepankan dialog—sejalan dengan semangat persatuan yang digaungkan Prabowo Subianto.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Video ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla yang sedang ramai diperbincangkan.

Ketua Umum PP Gerakan Kristiani Indonesia Raya (Gekira) Organisasi sayap Partai Gerindra, Nikson Silalahi mengimbau masyarakat untuk tidak reaktif terkait video tersebut.

Menurutnya, masyarakat harus tetap tenang, tidak terprovokasi, serta menjaga semangat persatuan dan toleransi antarumat beragama.

Dia menilai potongan video tersebut berpotensi menimbulkan kesalahpahaman sehingga harus dilihat secara utuh dan bijak. 

Nikson mengajak seluruh pihak untuk tidak memperkeruh suasana dengan reaksi berlebihan. 

Ia menekankan bahwa energi bangsa seharusnya diarahkan pada hal-hal yang produktif dan memperkuat kohesi sosial.

“Mari kita berhenti menghakimi dan terprovokasi dengan pernyataan pak JK tersebut, jangan habiskan energi untuk hal tidak penting,” tegas Nikson kepada wartawan, Senin (13/4/2026)

Dalam konteks kebangsaan, Nikson mengingatkan bahwa Indonesia dibangun di atas fondasi keberagaman yang harus dijaga bersama. 

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadi bagian dari solusi, bukan memperuncing perbedaan.

“Kita harus menjadi agen-agen yang mempromosikan toleransi dan persatuan bangsa di tengah maraknya provokasi, hoaks, dan ujaran kebencian yang memecah belah kondisivitas bangsa kita,” ujarnya.

Seluruh masyarakat diimbau menahan diri dan mengedepankan kedewasaan dalam merespons berbagai isu yang berkembang di ruang publik. 

Hal itu selaras dengan pesan persatuan yang selalu digalakkan oleh Presiden Prabowo Subianto

“Kita semua menahan diri, tidak perlu saling lapor ke pihak berwajib, kita kedepankan upaya dialog, karena ini lebih bermanfaat untuk semua pihak dan lebih damai dan menyejukkan. Kita belajar dari pak Prabowo yang selalu mengedepankan dialog dan rasa persatuan ketimbang kebencian”, pungkasnya.

Untuk diketahui, Gekira merupakan organisasi sayap dari Partai Gerindra yang mewadahi kader dan simpatisan dari kalangan Kristiani.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved