OTT KPK di Kementerian Tenaga Kerja
Sidang Lanjutan Kasus Pemerasan K3, Terdakwa Noel Ebenezer Berharap Ada Kejutan Baru
Noel Ebenezer berharap ada kejutan baru dalam sidang lanjutan kasus dugaan gratifikasi dan pemerasan kepengurusan sertifikasi K3 Kemnaker.
Bobby menyatakan bahwa Noel meminta perkara tersebut diselesaikan dengan memenuhi uang Rp 3 miliar.
Saat itu, Bobby minta negosiasi angkanya tak sebesar tersebut.
"Itu sudah murah," ucap Bobby menirukan perkataan Noel.
Jaksa lalu mempertanyakan dalam surat pemeriksaan sertifikasi K3 dari Kejaksaan itu yang berurusan Herry Sutanto.
"Apa hubungannya kasus yang ada ini dengan terdakwa Immanuel," tanya jaksa.
Bobby mengatakan Noel merasa bisa membantu untuk menyelesaikan terkait dengan surat pemeriksaan tersebut.
"Karena pada saat itu beliau menunjukkan seperti lembar disposisi yang di HP, tapi saya tidak tahu persis atau detail apakah benar itu lembar disposisi untuk menindaklanjuti terkait hal tersebut," kata Bobby di persidangan.
Jaksa lalu menayangkan apakah Noel mengatakan bisa menyelesaikan kasus Saudara itu.
"Iya," jawab Bobby.
Bobby mengatakan uang tersebut akhirnya dipenuhi Rp 1,2 miliar diserahkan dari terdakwa Sekarsari dan Rp300 juta dari Supriadi.
Kemudian, kekurangan Rp 1,5 miliar dipenuhi dengan hasil penjualan mobil miliknya.
"Kekurangannya Rp 1,5 M itu saya akhirnya menjual salah satu kendaraan saya untuk bisa menutupi Rp 1,5 miliarnya lagi," jawab Bobby.
Bobby mengatakan total uang Rp 3 miliar untuk memenuhi permintaan Noel itu berasal dari uang non teknis pengurusan sertifikasi K3.
"Iya termasuk mobil (penjual) tadi," jelas Bobby.
Terima Rp 1 Miliar Lagi
Di persidangan Bobby juga mengungkapkan adanya permintaan uang lainnya dari Noel sebesar Rp 1 miliar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sidang-Noel-Ebenezer_8.jpg)