Senin, 11 Mei 2026

Judi Online

Mengapa Markas Judi Online Internasional Bergeser ke Indonesia dari Kamboja?

Dari penggerebekan itu sebanyak 321 WNA tertangkap tangan sedang melakukan aktivitas operasional judi online.

Tayang:
Editor: Hasanudin Aco
HO/IST
GEREBEK MARKAS JUDOL - Satuan Brimob Polda Metro Jaya bersama personel Bareskrim Polri dikerahkan melakukan operasi penegakan hukum terhadap jaringan judi online internasional di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, Sabtu (9/5/2026). (HO) 

Menurutnya Indonesia di satu sisi juga berupaya meningkatkan angka wisatawan mancanegara.

Namun sindikat ini memanfaatkan celah kejahatan untuk perjudian online.

"Kan kita juga sadar, di satu sisi pemerintah kita juga butuh adanya peningkatan angka pariwisata. Itu tidak bisa dipungkiri, ya. Kita butuh adanya kunjungan wisatawan ke Indonesia tetapi di sisi lain, memang ini ada seperti dua sisi mata uang, sisi terang dan sisi gelapnya," ujar Untung.

Selain Indonesia, jaringan tersebut juga beroperasi di Filipina dan Timor Leste.

“Kalau agak jauh sedikit, agak mainnya agak jauh, Uni Emirat Arab, Dubai. Agak jauhan dikit lagi, Afrika Selatan, Pretoria, Johannesburg, itu juga sudah menjadi destinasi juga,” ujar Untung.

Menurut Untung, para pelaku menyasar negara-negara yang dianggap memiliki peluang untuk menjalankan operasi kejahatan daring.

 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved