Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Menhub Sakit, DPR Tunda Bahas Tragedi Kereta Bekasi Timur yang Tewaskan 16 Orang
DPR tunda bahas tragedi kereta Bekasi Timur usai Menhub sakit, investigasi KNKT juga belum rampung
Peristiwa bermula ketika sebuah taksi listrik milik perusahaan "Taksi Green SM" mengalami gangguan teknis dan berhenti di tengah perlintasan sebidang. KRL Lin Lingkar Cikarang relasi Kampung Bandan–Cikarang kemudian lebih dulu menabrak kendaraan tersebut.
Tak lama berselang, rangkaian KRL Commuter Line yang berhenti di jalur 1 kembali tertabrak Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasarturi dari arah belakang.
Tabrakan menyebabkan kerusakan parah pada gerbong paling belakang KRL yang merupakan area khusus penumpang perempuan.
Sedikitnya 16 orang meninggal dunia, seluruhnya penumpang perempuan di gerbong tersebut. Sekitar 90 penumpang lainnya mengalami luka-luka, sementara operasional perjalanan kereta api di lintas Bekasi–Cikarang sempat terganggu.
Hingga kini, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/rapat-kerja-Raker-RDP-Komisi-V-DPR-kecelakaan-kereta-api-Stasiun-Bekasi-Timur.jpg)