Kamis, 21 Mei 2026

Anies Kritik Pemerintahan Prabowo: Kebijakan Berubah-ubah, Tak Transparan

Anies mengkritik cara Prabowo memimpin di mana banyak kebijakan berubah-ubah dan tak transparan kepada masyarakat terkait kondisi terkini.

Tayang:

"Data (yang disampaikan masyarakat) dipilih-pilih. Hanya yang baik yang ditampilkan, yang buruk disembunyikan. Komentar pejabat soal situasi serius sering terdengar enteng, bahkan bercanda," ujarnya.

Baca juga: FPN Desak Prabowo Bebaskan Jurnalis dan Aktivis Kemanusiaan Indonesia yang Ditangkap Israel

Dia turut menyoroti soal kebijakan pemerintah yang menurutnya kerap berubah-ubah. 

Hal ini, sambung Anies, membuat masyarakat hingga investor bingung dan berujung pada permasalahan ekonomi yang lebih besar.

"Pasar bingung, publik bingung, investor menahan diri, bahkan sebagian (investor) kabur," ujarnya.

Tak Ada Pemimpin Teladan, Kondisi Krisis Tak Disikapi dengan Benar

Anies turut menyoroti tidak adanya pemimpin yang bisa menjadi teladan bagi masyarakat.

Salah satu contohnya terkait inkonsistensi soal kebijakan efisiensi di mana masyarakat diminta berhemat, tapi pemerintah justru melakukan pemborosan melalui program yang bukan merupakan prioritas.

Padahal, kebijakan semacam ini sudah dikritik oleh berbagai pihak di dalam negeri dan internasional.

"Di saat masyarakat diminta berhemat, mengencangkan ikat pinggang, pemerintah justru sibuk dengan hal-hal yang bukan prioritas. Pemborosan di atas, pengetatan di bawah. Ini tampak sebagai ketidakpekaan," tuturnya.

Baca juga: Hidayat Nur Wahid Minta Prabowo Lobi Donald Trump Bebaskan 5 WNI yang Ditahan Israel

"Peringatan sudah datang dari mana-mana. Dari ekonom dalam negeri, dari lembaga keuangan internasional, dari media-media nasional dan internasional yang mengamati Indonesia. Tidak mungkin mereka semua keliru bersama-sama di saat yang sama," sambung Anies.

Ia pun berharap agar pemerintah berhenti untuk menyembunyikan fakta sebenarnya terkait kondisi Indonesia saat ini.

Dia mendesak agar pemerintah transparan terhadap kondisi terkini alih-alih menyembunyikannya.

"Berhentilah memberikan obat tidur bagi publik. Buka data apa adanya. Sampaikan masalah dengan jujur. Berikan arah kebijakan yang jelas dan konsisten. Pimpin secara solid, ajek dari atas sampai bawah. Itu yang menenangkan pasar dan itu yang akan menenangkan rakyat," katanya.

(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto)

Sesuai Minatmu
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved