Minggu, 12 April 2026

BYD Buka 6 Posko Mudik dan Hadirkan Fast Charging untuk Pengguna EV

Tren penggunaan kendaraan listrik untuk perjalanan mudik Lebaran terus meningkat seiring berkembangnya ekosistem kendaraan listrik di Indonesia

Penulis: Lita Febriani
Editor: Sanusi
Tribunnews.com/HO
POSKO MUDIK EV - Pembukaan Posko Mudik BYD di KM 57A, Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Jumat (13/3/2026). Pada mudik Lebaran 2026, BYD membuka enam Posko Mudik. (Tribunnews.com/Lita Febriani). 
Ringkasan Berita:
  • Program Posko Mudik sebelumnya telah dijalankan pada 2025 sebagai respons atas kebutuhan pengguna kendaraan listrik
  • Pada tahun pertama penyelenggaraan, BYD menghadirkan posko di tiga titik strategis jalur mudik. Respons pelanggan disebut sangat positif.

 

TRIBUNNEWS.COM, CIKAMPEK - Tren penggunaan kendaraan listrik untuk perjalanan mudik Lebaran terus meningkat seiring berkembangnya ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Sebagai brand yang saat ini fokus menjual kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV), PT BYD Motor Indonesia memperluas layanan dukungan perjalanan bagi pengguna mobil listrik melalui penambahan Posko Mudik pada periode Lebaran 2026.

Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan mengatakan, program Posko Mudik sebelumnya telah dijalankan pada 2025 sebagai respons atas kebutuhan pengguna kendaraan listrik terhadap dukungan infrastruktur selama perjalanan jarak jauh.

Baca juga: Pabrik BYD di Subang Mulai Uji Coba Produksi, Siapkan Mobil Listrik Made in Indonesia

"Pada tahun 2025 lalu, kebutuhan akan infrastruktur dan ekosistem pendukung yang kuat menjadi alasan bagi BYD untuk memperkenalkan Posko Mudik untuk pertama kalinya," tutur Luther saat membuka Posko Mudik BYD di KM 57 A, Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Jumat (13/3/2026).

Pada tahun pertama penyelenggaraan, BYD menghadirkan posko di tiga titik strategis jalur mudik. Respons pelanggan disebut sangat positif.

"Tahun lalu kami menyiapkan di tiga lokasi strategis di sepanjang rute mudik utama. Respons positif dari customer adalah menjadi salah satu pendukung dan motivasi kami. Di mana 90 persen yang datang ke Posko Mudik kami menyatakan tingkat kepuasan yang tinggi terhadap layanan yang kami berikan," ungkap Luther.

Pada mudik Lebaran 2026, BYD menggandakan jumlah Posko Mudik dari tiga menjadi enam lokasi yang mencakup arus mudik maupun arus balik.

Baca juga: BYD Kenalkan Blade Battery Generasi 2, Isi Daya 70 Persen Cuma 5 Menit

"Untuk merespons hal tersebut, pada tahun 2026 ini, BYD menggandakan jaringan Posko Mudik kami dari 3 menjadi 6 lokasi. Posko Mudik ini juga mencakup arus mudik dan arus balik, termasuk di kawasan yang berpotensi padat mobilitas," ucapnya.

Meski demikian, BYD juga menerima masukan dari pengguna terkait kebutuhan fasilitas pengisian daya cepat. Sekitar 28 persen pemudik yang datang ke Posko Mudik BYD tahun lalu menginginkan fasilitas fast charging.

Masukan tersebut akhirnya menjadi dasar pengembangan penyediaan layanan isi daya pada musim mudik tahun ini. BYD menghadirkan fasilitas fast charging pertama yang dimiliki langsung oleh perusahaan di Posko Mudik KM 57A. Fasilitas tersebut memiliki daya 120 kW.

"Selain memperluas jumlah lokasi posko, BYD juga memperkenalkan pertama kali fasilitas fast charging di Posko Mudik kilometer 57A, di mana fasilitas fast charging pertama ini dimiliki langsung oleh BYD," kata Luther.

Setiap Posko Mudik juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung bagi pengguna kendaraan listrik. Mulai dari dukungan servis kendaraan, area ruang tunggu dan customer service, yang dioperasikan langsung oleh BYD dan jaringan dealer resmi.

Posko Mudik BYD akan beroperasi pada 13-20 Maret 2026 untuk melayani arus mudik dan dilanjutkan pada 20-25 Maret 2026 untuk arus balik.

Posko tersedia di KM 57A, KM 228A, KM 379A dan KM 575A, sementara posko di KM 62B dan KM 229B akan melayani pemudik pada periode arus balik.

Di sisi layanan darurat, BYD juga memperluas jaringan emergency dealer secara signifikan. Yang awalnya hanya 12 pada 2025 menjadi 21 lokasi di tahun ini.

"Pada tahun 2025 jaringan emergency dealer BYD telah tersedia 12, maka tahun ini kami memperluas cakupannya secara signifikan menjadi di 21 lokasi di berbagai wilayah Indonesia," ujar Luther.

Jaringan tersebut tersebar di berbagai kota strategis di Pulau Jawa, mulai dari Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta hingga Jawa Timur, serta di sejumlah wilayah luar Jawa seperti Sumatera, Sulawesi, Kalimantan dan Bali.

Pada saat yang sama, BYD juga melepas rombongan konsumen kendaraan listrik yang akan melakukan mudik ke berbagai kota.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved