Minggu, 26 April 2026

Rayakan HUT Ke-68, Dirut Pertamina Kawal Pengiriman LPG ke Daerah Terisolasi Aceh

Pertamina mengirim 144 tabung Bright Gas ke Bener Meriah dengan helikopter, dipimpin langsung Dirut Pertamina.

Editor: Content Writer
Istimewa
MISI KEMANUSIAAN PERTAMINA - Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri memeriksa kesiapan tabung Bright Gas sebelum dikirim ke Bener Meriah, Aceh Timur, Rabu (10/12/2025). Pengiriman dilakukan lewat helikopter BNPB dengan metode sling load untuk mempercepat pasokan energi ke wilayah terdampak bencana yang masih terisolasi. 

TRIBUNNEWS.COM - Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri, bersama tim relawan Pertamina Peduli, mengawal langsung pengiriman 144 tabung LPG Bright Gas 12 kilogram (KG) ke Kabupaten Bener Meriah, salah satu wilayah terdampak bencana di Aceh Timur yang masih terisolasi. 

Pengiriman LPG Bright Gas dilakukan menggunakan helikopter BNPB dengan metode sling load atau kawat kuat khusus yang digantung di bawah helikopter. Pengiriman ini bertepatan dengan peringatan HUT ke-68 PT Pertamina (Persero), Rabu (10/12/2025). 

"Kami mewakili Pertamina hadir di lokasi melanjutkan tugas kemanusiaan yang dijalankan beberapa waktu lalu. Ini bagian dari komitmen Pertamina mendukung percepatan distribusi energi di wilayah terdampak bencana dengan berbagai cara, agar masyarakat dapat beraktivitas kembali. Sesuai arahan Presiden Prabowo, bahwa percepatan pasokan energi di wilayah terdampak harus diupayakan semaksimal mungkin dan tentu saja kami berkolaborasi dengan berbagai pihak," ungkap Simon di Bandar Udara Malikussaleh, Kabupaten Aceh Utara, Aceh.

Simon, bersama dengan puluhan relawan Pertamina, menjalankan misi kemanusiaan untuk  mendukung pemulihan pasca bencana di Sumatera, baik untuk mendukung kelancaran energi maupun penyaluran bantuan kemanusiaan untuk masyarakat.

Sementara itu, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, mengatakan bahwa pengiriman ini juga merupakan bentuk kolaborasi erat dengan BNPB, TNI, Polri dan seluruh unsur terkait bersama Perwira Pertamina.

“Di lapangan, kami tidak bekerja sendiri. Upaya mempercepat distribusi LPG ke Bener Meriah ini bisa terjadi karena gotong royong dan koordinasi yang kuat, sehingga masyarakat dapat segera merasakan manfaatnya," jelas Mars Ega. 

Sejak bencana melanda wilayah Sumatera, Pertamina mengupayakan pendistribusian BBM dan LPG dengan strategi Alternatif dan Emergency. Alternatif, yakni dengan melakukan alih jalur distribusi dan pasokan untuk mengatasi kendala infrastruktur jalan darat yang terdampak. 

Serta, Emergency dengan mengerahkan seluruh moda transportasi baik jalur laut dan udara untuk menjangkau wilayah terdampak bencana, terutama untuk wilayah terisolasi. Salah satunya pengiriman Solar dan LPG menggunakan pesawat perintis charter ke Kabupaten Bener Meriah, serta melalui jalur laut untuk wilayah Sibolga. 

Baca juga: Pertamina Patra Niaga Sumbagut Optimalkan Distribusi BBM & LPG di Sumbar Lewat Sitinjau Lauik

Sejak 26 November hingga 10 Desember 2025, Pertamina telah menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak. Sebanyak 161 Posko Pertamina Peduli dan 111 dapur umum, telah terbangun. Pertamina juga telah menurunkan lebih dari 140 relawan Pertamina Peduli pada tahap satu, belum termasuk para relawan pejuang pendistribusian energi dari para Awak Mobil Tangki, Operator, Tim Pemasaran dan tim penunjang lainnya.

Pertamina juga telah menyalurkan bantuan energi, baik untuk kebutuhan dapur umum, maupun dukungan bagi kendaraan operasional seperti alat berat pembuka akses jalan terdampak, mobil kesehatan, hingga kelistrikan. Di antaranya 327 tabung Bright Gas, 26 kiloliter (KL) Dexlite dan Pertamax, serta 120 KL Avtur. 

Dalam pesannya yang disampaikan Simon secara daring kepada seluruh Pekerja Pertamina, pada acara Syukuran dan Doa Bersama HUT Pertamina ke-68, Simon menyampaikan beberapa pesan untuk terus menjaga ketahanan energi Indonesia dan tetap menjaga integritas. 

“Kita sedang melakukan transformasi. Bukan event, tapi perjalanan, yang harus kita lalui untuk membawa Pertamina lebih maju. Transformasi tata kelola, transformasi budaya, bisnis dan digital,” jelas Mars Ega. 

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron mengungkapkan, memasuki usia ke-68, Pertamina  meneguhkan komitmen Melayani Indonesia Sepenuh Hati sebagai perusahaan energi nasional yang menjadi sokoguru dan tulang punggung perekonomian bangsa. 

Melalui kontribusi nyata di seluruh lini bisnis, Pertamina terus menghadirkan energi yang terjangkau, aman, dan berkelanjutan sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional dalam Asta Cita Pemerintahan Prabowo–Gibran. 

"Dengan semangat Energizing Indonesia, Pertamina berkomitmen terus tumbuh sebagai perusahaan energi nasional yang menghadirkan manfaat sebesar-besarnya untuk negeri dan masyarakat Indonesia, sepenuh hati," jelas Baron.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved