Jumat, 29 Agustus 2025

Pria di Tangerang Obesitas 200 Kg selama 8 Tahun, RSUD Tangerang Tak Mampu Rawat, Dirujuk ke RSCM

Pria obesitas bernama Cipto Raharjo dirujuk ke RSCM Jakarta usai RSUD Tangerang tidak mampu melakukan perawat. Cipto memiliki bobot 200 kg.

Warta Kota/Gilbert Sem Sandro
Cipto Raharjo, pria obesitas dengan berat lebih dari 200 kilogram dievakuasi dari rumahnya di Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, Kelurahan Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang menuju RSUD Kota Tangerang. Pria obesitas bernama Cipto Raharjo dirujuk ke RSCM Jakarta usai RSUD Tangerang tidak mampu melakukan perawat. Cipto memiliki bobot 200 kg. 

Cipto pun akhirnya dirawat di RSUD Tangerang.

Namun, penanganan terhadap Cipto tidak mampu dilakukan oleh RSUD Tangerang.

Akhirnya, Cipto pun dirujuk ke RSCM Jakarta.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Dini Anggraeni.

“Kemungkinan pasien yang bersangkutan akan dirujuk rencananya ke RSCM,” tuturnya pada Rabu (5/6/2023) dikutip dari Tribun Tangerang.

“Karena tadi ada laporan sepertinya harus dirujuk karena ada yang tidak bisa ditangani di RSUD Kota Tangerang,” sambungnya.

Dini mengatakan pihak RSUD Tangerang masih menunggu konfirmasi dari RSCM Jakarta terkait rujukan perawatan bagi Cipto.

“Rencananya rujukannya ke RSCM, tapi kalau kapan waktunya, itu tergantung respon RSCM, tapi kami sudah berkoordinasi,” jelasnya.

Baca juga: Pria Obesitas Berbobot 200 Kg Dievakuasi Petugas Damkar dari Ruko di Gambir Jakarta Pusat

Dini juga membeberkan kondisi Cipto selama dirawat di RSUD Tangerang.

Ia mengatakan Cipto masih dalam kondisi sadar tetapi harus dipasangi beberapa alat bantu seperti oksigen lantaran obesitas yang dideritanya.

“Kemudian kita juga sedang observasi penyakitnya apa saja supaya dapat ditangani dan kalau memang perlu dirujuk, ya akan dipersiapkan,” ujarnya.

Terpisah, Kepala RSUD Tangerang, Fika Khayan mengungkapkan pihaknya masih melakukan analisis terkait kemungkinan adanya penyakit lainnya yang diderita oleh Cipto.

“Pemeriksaan masih terus dilakukan untuk menganalisis berbagai penyakit yang kemungkinan diderita pasien karena berat badan berlebih sekitar 200 kg,” jelasnya.

Fika mengungkapkan ada beberapa keluhan yang dialami Cipto Raharjo seperti sesak nafas dan nyeri kaki.

“Pasien dibawa dengan keluhan sesak nafas selama satu minggu dan semakin memberat dalam tiga hari terakhir.”

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan