Jumat, 10 April 2026

Program Makan Bergizi Gratis

4 Guru SD di Cisarua Bandung Barat Diduga Keracunan Usai Cicip MBG

Sebanyak 345 siswa maupun guru terdata di posko keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 1 Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Editor: Erik S
Tribun Jabar/Rahmat Kurniawan
TEMANI MURID - Kepala SD Negeri 1 Barukai, Supriatna (baju putih), saat menjenguk muridnya yang dirawat di Posko Keracunan MBG di SMP Negeri 1 Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (15/10/2025). 

Ringkasan Berita:
  • 4 Guru SD dirawat diduga karena keracunan MBG
  • 345 siswa maupun guru terdata di posko keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 1 Cisarua
  • Siswa mulai merasakan gejala keracunan saat malam

 

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG BARAT - Empat guru di Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat, dirawat karena diduga keracunan makan bergizi gratis (MBG).

Kepala SD Negeri 1 Barukai, Supriatna, mengatakan, dua guru yang dibawa ke posko keracunan adalah Feni Shaila dan Bella Nurfadilah.

"Ada dua orang guru di kami, yang satu sudah dirujuk ke rumah sakit, yang dirujuk itu Ibu Feni," kata Supriatna di Posko SMP Negeri 1 Cisarua, Bandung Barat, Rabu (15/10/2025).

Baca juga: 132 Siswa Keracunan MBG di Bandung Barat: Tangisan Pilu Korban hingga Ambulans Hilir Mudik Semalaman

Supriatna mengungkapkan, hanya Feni yang ikut mencicipi menu MBG pada Selasa (14/10/2025).

"Yang satu tidak tahu, karena sugesti atau memang lagi tidak enak badan, karena kemarin tidak mencicipi MBG. Tapi ada gejala, kita bawa saja ke sini biar ditangani," ungkap Supriatna.

Selain guru SD Barukai, Supriatna juga mengonfirmasi ada dua guru dari SD Negeri 1 Garuda yang dibawa ke Posko Keracunan MBG di SMP Negeri 1 Cisarua.

"Betul tadi memang ada dua guru dari SD Garuda yang ditangani di sini," ujarnya. 

Ratusan Siswa Diduga Keracunan

Sebanyak 345 siswa maupun guru terdata di posko keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 1 Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Mereka berasal dari sejumlah sekolah yang menerima dan mengonsumsi MBG pada Selasa (14/10/2025).

"Total keseluruhan pasien dari kemarin hingga sampai tadi jam 12 siang sekitar 345 siswa," kata Koordinator Lapangan Posko SMPN 1 Cisarua, Aep Kunaefi, Rabu (15/10/2025).

Aep mengungkapkan, siswa yang mengalami keracunan MBG berasal dari sejumlah sekolah baik di tingkat SD, SMP, maupun SMK. Mayoritas mereka mengalami gejala keracunan seperti, mual, pusing, dan muntah-muntah.

Baca juga: 16 Siswa SMPN 1 Colomadu Jateng Keracunan MBG, Korban Mual dan Muntah 

Selain posko SMP Negeri 1 Cisarua, korban keracunan MBG juga dirujuk ke sejumlah fasilitas kesehatan mulai dari RSJ Cisarua, Klinik Adven, Rumah Sakit Karisma Cimareme, Puskesmas Jayagiri, Rumah Sakit Dustira Cimahi, Klinik Pindad Cibogo Lembang, RSUD Lembang, RS Cibabat, Klinik Mustofa Cilame, dan Klinik Mustofa Panaris.

"Sekitar 60 masih ditangani di sejumlah faskes maupun posko, memang paling banyak dirujuk ke RSUD Lembang," ungkapnya.

Data sementara menunjukkan bahwa, ada 285 telah diperbolehkan kembali ke rumah usai mendapatkan penanganan medis.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved