Rabu, 22 April 2026

Dipertemukan Gubernur Banten, Kepala SMAN 1 Cimarga Lebak dan Siswanya Saling Memaafkan

Dalam pertemuan tersebut keduanya saling memaafkan. Diketahui, Dini Fitria menempeleng ILP karena ketahuan merokok.

Penulis: Erik S
TribunBanten.com/M. Rifky
SALING MEMAAFKAN- ILP (17), siswa SMAN 1 Cimarga Kabupaten Lebak, Banten, bertemu dengan kepala sekolah nonaktif Dini Fitria pada Rabu (15/10/2025). 

“Hanya saja mungkin diwarnai dengan kekhilafan saja. Saya akui dan itu ibu minta maaf,” kata Dini sambil menatap siswanya yang duduk di sebelahnya.

Siswa tersebut kemudian membalas dengan permintaan maaf karena telah melanggar aturan sekolah.

“Maafin juga Bu. Saya sebenarnya salah merokok di sekolah, dan saya minta maaf ke Bu Dini,” ucap siswa itu. 

Dapat Sanksi

Kepala Bidang SMA Dindik Banten, Adang Abdurrahman memastikan bahwa siswa yang kedapatan merokok di sekolah akan menerima sanksi.

"Untuk siswa tetap ada sanksi, yaitu teguran. Guru BK sudah menangani dan orangtua juga sudah menerima. Jadi, siswa tetap diberi pembinaan karena kesalahannya merokok, tetapi kasus kekerasan yang dilakukan kepala sekolah tetap kami proses secara terpisah," ujar Adang di SMAN 1 Cimarga, Rabu (15/10/2025) dikutip dari Kompas.com.

Baca juga: Sosok Kepsek SMAN 1 Cimarga Dinonaktifkan Usai Viral Tampar Siswa, Guru Sebut Sering Marah

Selain itu, lanjut Adang, Dinas Pendidikan juga telah memfasilitasi mediasi antara pihak sekolah, siswa, dan orangtua agar kasus ini dapat diselesaikan dengan baik.

"Alhamdulillah, kami sudah bertemu dengan orangtua siswa dan pihak-pihak terkait. Kami sedang menyamakan persepsi agar masalah ini bisa diselesaikan dengan baik," kata Adang.

Pemprov Menonaktifkan Kepsek SMAN 1 Cimarga

Dinas Pendidikan Provinsi Banten menegaskan bahwa keputusan menonaktifkan Kepala SMA Negeri 1 Cimarga tidak akan menghambat guru atau kepala sekolah lain dalam menegakkan disiplin di sekolah. 

Kepala Bidang SMA Dindik Banten, Adang Abdurrahman, menyatakan bahwa tindakan penegakan disiplin yang sesuai prosedur tetap diperbolehkan selama tidak melibatkan kekerasan fisik maupun verbal terhadap siswa. 

Baca juga: Tabiat Kepala SMAN 1 Cimarga Dibongkar, Disebut Emosi Sering Meluap pada Siswa Maupun Guru

"Di sekolah tidak masalah jika guru atau kepala sekolah menegakkan aturan sesuai prosedur. Yang jadi persoalan hanyalah ketika dalam prosesnya terjadi kekerasan, baik fisik maupun verbal. Kalau hanya menegur atau memberikan sanksi sesuai aturan, itu tidak ada masalah," kata Adang.

Menurut Adang, penegakan disiplin siswa tetap bisa dilakukan oleh guru dengan cara yang tepat, seperti pembinaan, pemanggilan siswa dan orang tua, maupun sistem poin pelanggaran yang sudah diterapkan di sejumlah sekolah.

"Cara yang baik adalah dengan memanggil siswa ke ruang khusus, memberikan penjelasan, dan bila perlu memanggil orangtua. Di beberapa sekolah juga diterapkan sistem poin. Jadi, setiap pelanggaran diberi poin tertentu. Jika poin sudah terkumpul banyak, baru ada sanksi yang lebih berat," jelas Adang.

 

Artikel ini telah tayang di TribunBanten.com dengan judul Momen Siswa dan Kepala SMAN 1 Cimarga Saling Memaafkan di Hadapan Gubernur Banten Andra Soni

dan

Siswa SMAN 1 Cimarga yang Kedapatan Merokok Kena Sanksi Teguran, Dindik Tetap Menonaktifkan Kepsek

 

Sumber: Tribun Banten
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved