Kesaksian Warga soal Pemuda Dikeroyok Gerombolan yang Bawa Senjata Tajam di Karanganyar
Seorang pemuda berinisial AP (23) menjadi korban pengeroyokan oleh gerombolan di Jalan Solo-Tawangamangu, tepatnya di Kabupaten Karanganyar.
Ringkasan Berita:
- Seorang pemuda berinisial AP (23) menjadi korban pengeroyokan oleh gerombolan di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Minggu (23/11/2025) dini hari.
- Korban disebut berasal dari Desa Sringin, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar.
- Salah satu warga yang melihat kejadian itu mengatakan, dirinya melihat pemuda itu datang bersama gerombolan.
TRIBUNNEWS.COM - Seorang pemuda bernama Agung Purnomo (23) menjadi korban pengeroyokan oleh gerombolan di Jalan Solo-Tawangmangu, tepatnya di Desa/Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada Minggu (23/11/2025) dini hari.
Warga yang melihat kejadian, Ganang (38), mengatakan dirinya melihat pemuda itu datang bersama gerombolan.
Begitu tiba di lokasi, mereka langsung mengeroyok seorang pemuda.
Ganang menyebut, peristiwa itu terjadi pada sekitar pukul 03.00 WIB.
"Tahu-tahu korban dan gerombolan datang dan korban langsung dikeroyok," kata Ganang kepada TribunSolo.com, Minggu.
Saat kejadian, sambung Ganang, dirinya sedang membereskan lapak.
Ganang pun baru berani mendekati korban setelah gerombolan pelaku meninggalkan lokasi kejadian.
"Saat itu saya sedang bersih-bersih barang, saya persiapan tutup lapak, lalu melihat kejadian tersebut, saya mendekat setelah gerombolan itu pergi."
"Saya sempat menanyakan alasan pemuda itu lari, dan alasannya takut tapi tidak dijelaskan mengapa dikejar."
"Setelah itu, teman-temannya datang dan membantu pemuda itu ke rumah sakit," ucap Ganang sambil membersihkan gerobaknya.
Berdasarkan pantauan TribunSolo.com di lokasi, sehari-hari jalanan tersebut ramai dilintasi kendaraan.
Baca juga: Pemesan Aplikasi Kencan Dikeroyok Akibat Tak Sanggup Bayar di Jagakarsa Jaksel, Ini Kronologinya
Terdapat beberapa warung makan yang tutup pada malam hari.
Hanya ada angkringan yang buka sampai dini hari dan minimarket yang buka 24 jam.
Namun, pada saat penganiayaan itu terjadi, jalanan dalam kondisi cukup sepi dari aktivitas warga.
Adapun korban disebut berasal dari Desa Sringin, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Dugaan-Pengeroyokan-di-Karanganyar.jpg)