Selasa, 12 Mei 2026

Berita Viral

Viral Kabid Propam Polda Sumut Diduga Peras Anggota Polisi, dari Anggota Polsek hingga Polda

Kabid Propam Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Julian Muntaha viral di media sosial setelah diduga lakukan pemerasan terhadap sesama polisi

Tayang:
Ilustrasi Grafis/Tribun-Video.com
Ilustrasi Polisi - Kabid Propam Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Julian Muntaha viral di media sosial setelah diduga lakukan pemerasan terhadap sesama polisi 

Ringkasan Berita:
  • Nama Kabid Propam Polda Sumut, Kombes Julihan Muntaha viral setelah disebut melakukan pemerasan terhadap sesama anggota polisi.
  • Modusnya dengan ia mencari-cari kesalahan anggota polisi yang bertugas di sejumlah wilayah di Sumut.
  • Kapolda Sumut pun memerintahkan anggotanya untuk melakukan investigasi terkait viralnya kasus ini di TikTok.

TRIBUNNEWS.COM - Nama Kabid Propam Polda Sumatera Utara (Sumut) Kombes Pol Julihan Muntaha viral di media sosial.

Dalam narasi yang diunggah akun TikTok @tan_jhonson88, Kombes Julihan disebut melakukan aksi pemerasan kepada sesama anggota polri dengan nominal mulai dari jutaan hingga Rp1 miliar.

Tak hanya Julihan saja, nama Kasubbid Paminal Propam Polda Sumut, Kompol Agustinus Chandra disebut sebagai kaki tangan Kabid Propam ikut melakukan pemerasan.

Dalam unggahan tersebut, Kombes Julihan dan Kompol Agustinus mengaku kenal dengan Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto.

Hal tersebut membuat anggota polisi yang diduga diperas keduanya takut untuk membuat laporan.

Pihak Polda Sumut pun menanggapi unggahan dari akun anonim tersebut.

Mengutip Tribun-Medan.com, Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Sumut, Kombes Nanang Masbudi menuturkan, ia telah mendapatkan perintah dari Irjen Whisnu untuk mengusut kasus dugaan pemerasan tersebut.

Ia mengatakan, pihaknya telah membentuk tim untuk melakukan verifikasi terkait unggahan tersebut.

"Auditnya adalah bid propam untuk mengklarifikasi dan memverifikasi berita yang terdapat dalam," ujarnya, Senin (24/11/2025).

Pembentukan tim tersebut, lanjut Nanang, merupakan bentuk dari transparansi dan akuntabilitas dari Polri.

"Ini tentunya bagian daripada transparansi dan akuntabilitas publik dalam melaksanakan audit kinerja dalam menyikapi berita yang viral ini," lanjut Kombes Nanang, dikutip dari Tribun-Medan.com.

Baca juga: Polisi Pun Dikelabuhi, Ayah Tiri Sempat Datangi Polsek hingga Ikut Bantu Cari Alvaro

Ditanya siapa saja terduga korban dalam kasus ini yang sudah diperiksa, ia mengaku masih belum bisa mengungkapnya.

Ia menegaskan bahwa pihaknya bakal mengumumkan hasil investigasinya ke publik setelah semua materi diterima.

"Ada yang diperiksa, yang sudah kami periksa terhadap materi yang ada dalam akun tersebut, nanti akan kami sampaikan hasil daripada keseluruhan hasil daripada audit dengan tujuan tertentu yang kami lakukan ini. Masih berjalan," bebernya.

Sementara untuk Kombes Julihan dan Kompol Chandra masih belum diperiksa.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved