Rabu, 15 April 2026

Longsor di Banjarnegara

Operasi SAR Banjarnegara Masuki Hari Terakhir, 16 Korban Belum Ditemukan

SAR Banjarnegara masuk hari terakhir, 16 warga masih hilang. Medan berat dan longsoran tebal jadi tantangan, tim tetap optimis mencari korban

Editor: Eko Sutriyanto
BNPB/
TIMBUN RUMAH WARGA - Foto udara wilayah terdampak longsor di Desa Pandanrum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah pada Selasa (18/11/2025). TRIBUNNEWS/Pusdatinkom BNPB 

Ringkasan Berita:
  • Operasi pencarian korban longsor di Desa Pandanarum Banjarnegara memasuki hari terakhir. 
  • Tim SAR gabungan menyisir sektor C yang menjadi lokasi terakhir 16 warga yang hilang, dengan medan tanah labil dan material longsor tebal hingga 25 meter. 
  • Meski pencarian sebelumnya nihil, tim tetap optimis memberikan upaya maksimal hingga penutupan operasi.

TRIBUNNEWS.COM, BANJARNEGARA - Operasi pencarian dan pertolongan (Search and Rescue-SAR) terhadap 16 warga yang masih hilang akibat longsor di Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, memasuki hari terakhir, Selasa (25/11/2025). 

Ratusan personel gabungan bersama 25 unit alat berat dikerahkan untuk menyisir sektor C, area paling bawah atau lidah longsoran yang diyakini menjadi lokasi terakhir keberadaan para korban.

Sebelumnya, pencarian di sektor A dan B telah dilakukan secara menyeluruh dan telah ditemukan beberapa korban dalam kondisi tidak bernyawa.

Kini, harapan tertuju pada sektor C, yang menjadi penentu dari rangkaian panjang upaya pencarian dan penyelamatan selama sepuluh hari.

Namun medan di lokasi bukanlah tantangan yang ringan.

Tanah yang masih labil dan berlumpur, ketebalan material longsor lebih dari 10 meter, ditambah kandungan air yang tinggi, terus menguji stamina dan ketekunan para personel di lapangan.

Upaya pengurangan air dilakukan melalui pembuatan sodetan, sementara operasi modifikasi cuaca (OMC) membantu menghalau awan demi mencegah turunnya hujan agar proses pencarian dapat berlangsung lebih aman dan efektif.

Baca juga: Update Longsor Banjarnegara: 16 Korban Belum Ditemukan, Operasi SAR Diperpanjang 3 Hari

Semua langkah ini menjadi bagian penting dari babak akhir operasi SAR hari ini.

Di luar area pencarian, suasana haru menyelimuti posko utama penanganan darurat di Kantor Kecamatan Pandanarum, pada Senin (24/11/2025) malam.

Di tempat inilah keluarga korban dikumpulkan dalam sebuah pertemuan yang difasilitasi Pemerintah Kabupaten Banjarnegara bersama BNPB, Basarnas, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan unsur terkait lainnya.

Pertemuan dilakukan secara kekeluargaan, untuk berdoa, memberi dukungan moral, dan mempersiapkan hati menghadapi keputusan akhir operasi SAR.

Upaya pencarian hari ke-9 korban bencana tanah longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.

Namun hingga Senin (24/11/2025) sore, jumlah warga yang belum ditemukan masih tetap 16 orang, sementara 12 korban telah dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia.

Kepala Basarnas Semarang, Budiono mengatakan, pihaknya telah mengerahkan seluruh kemampuan terbaiknya, mulai dari personel hingga peralatan yang tersedia. Namun pencarian di hari ke-9 masih dinyatakan nihil. 

"Sedikitnya 25 unit alat berat sudah kami turunkan ke lokasi, ditambah alat pendukung lainnya juga seperti alton untuk mengurai material longsoran, serta tiga ekor anjing pelacak untuk membantu mendeteksi keberadaan korban.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved