Sabtu, 30 Mei 2026

Banjir Bandang di Sumatera

Sosok Jonius TP Hutabarat, Bupati Taput Lempar Beras Bantuan dari Heli, Aksinya Dikomentari Puan

Bupati Tapanuli Utara, Jonius TP Hutabarat yang melempar bantuan beras dari helikopter akhirnya meminta maaf. Aksinya dikomentari Puan Maharani.

Tayang:
Tribun Medan/Fb Sumatera_talk
PUNGUTU BERAS - Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah warga memunguti butiran beras yang tercampur tanah menjadi viral di media sosial. Video tersebut menunjukkan kondisi bantuan logistik berupa beras yang dilempar dari helikopter kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir dan longsor di Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Bupati Tapanuli Utara, Jonius TP Hutabarat yang melempar bantuan beras dari helikopter akhirnya meminta maaf. Aksinya dikomentari Puan Maharani. 

Selanjutnya, Jonius meraih gelar dokter di almamater yang sama pada 2017.

Sebelum terjun ke dunia politik, dia sempat menjabat sebagai Kapolres Tapanuli Utara, 2017-2018.

Namun, ia mengundurkan diri dari jabatan itu, dan mengawali karier politiknya.

Dia kemudian terpilih sebagai anggota DPRD Provinsi Sumatra Utara, 2019-2024.

Kariernya makin moncer setelah ia terpilih sebagai Bupati Tapanuli Utara pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Ia bersama wakilnya nomor urut 2, Deni Parlindungan Lumbantoruan berhasil mendulang 105.505 suara atau 64,07 persen, mengguguli pasangan 01 dengan 58.643 persen suara.

Pasangan 01, Satika Simamora dan Sarlandy Hutabara sempat menggugat hasil Pilkada ke Mahkamah Konstitus atas dugaan pelanggaran terstruktur, sistematis, dan masif (TSM).

Namun, gugatan itu ditolak, sehingga kemangan Jonius dan Deni tetap sah.

Bupati Taput Minta Maaf

Baca juga: Kondisi Aceh-Sumut: Warga Punguti Beras yang Dilempar dari Helikopter, Terpaksa Minum Air Banjir

Buntut aksinya melempar beras bantuan dari helikopter viral di media sosial, Jonius meminta maaf.

Permintaan maaf orang nomor satu di Tapanuli Utara itu disampaikan melalui sebuah video.

"Saya Bupati Tapanuli Utara, bersama pilot, kami pertama-tama meminta maaf kepada seluruh masyarakat Tapanuli Utara."

"Secara khusus masyarakat yang ada di Desa Manalu Purba, tepatnya di Hajorang," ujar Jonius dalam sebuah video, dikutip dari Kompas.com.

Jonius menjelaskan, kejadian bermula saat dia dan rombongan Tim SAR Gabungan mendistribusikan bantuan logistik melalui helikopter.

Mereka mendistribusikan bantuan ke desa terpencil dan terisolir akibat banjir di Taput.

Pihaknya sudah melakukan penerbangan untuk mendistribusikan logistik sebanyak tujuh kali penerbangan.

Sesuai Minatmu
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved