Banjir Bandang di Sumatera
Ribuan Pakaian Baru dan Sembako Disalurkan ke Korban Bencana di Sumatra
19 ribu pakaian baru beserta paket sembako dikirimkan ke Sumatra untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar para penyintas.
Mendagri menjelaskan, sebagian perusahaan garmen yang menyalurkan bantuan berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Meski ada aturan kepabeanan dan perdagangan, undang-undang memberikan pengecualian untuk kepentingan penanganan bencana sehingga bantuan tidak dikenakan pajak maupun bea cukai, sepanjang ada permintaan resmi dari instansi pemerintah serta persetujuan Menteri Keuangan melalui DJBC dan Kemendag.
Menurut Tito, respons perusahaan garmen sangat positif. Setidaknya dua perusahaan langsung menyatakan kesiapan, sementara sejumlah lainnya juga berkomitmen mengirimkan bantuan serupa. Penyaluran dilakukan bertahap, dengan tahap awal dialokasikan ke Aceh Tamiang, Aceh Utara, dan Aceh Timur. Gelombang kedua dijadwalkan sekitar 27–28 Desember 2025.
Lebih lanjut, Tito menyampaikan bahwa pada Minggu (21/12/2025) dirinya akan mengunjungi wilayah terdampak banjir di Sumatera Utara bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait.
Dalam kunjungan tersebut juga akan dilakukan peletakan batu pertama pembangunan 2.600 unit rumah di Tapanuli Tengah, Sibolga, dan Tapanuli Utara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Relawan-menyalurkan-pakaian-baru-dan-sembako-untuk-korban-banjir-di-Sumatra.jpg)