Selasa, 2 Juni 2026

Pemprov Jateng Respons Seruan Tolak Bayar Pajak, Beri Diskon 5 Persen, Bapenda: akan Patuh Lagi

Merespons seruan warga Jawa Tengah menolak bayar pajak, Pemprov bakal memberikan relaksasi atau diskon PKB sebesar 5 persen.

Tayang:
Kompas.com/Erwin Setiawan
PKB JATENG - Penetapan opsen PKB didemo warga Jateng. Merespons seruan warga Jawa Tengah menolak bayar pajak, Pemprov bakal memberikan relaksasi atau diskon PKB sebesar 5 persen. 

Musta ingin Opsen PKB ditiadakan. Sebab, menurutnya, banyak warga, termasuk dirinya, tengah berada dalam himpitan ekonomi.

"Ya tahu sendiri ekonomi saat ini seperti apa, susah," imbuhnya.

Sementara sebagian warga yang tetap membayar PKB meski ada pungutan Opsen, juga mengeluh, satu di antaranya Sinta, warga Ngaliyan.

Ia menjelaskan, pajak yang dikenakan untuk motor matiknya keluaran tahun 2014 mencapai Rp209.500. Padahal, tahun lalu, ia hanya membayar Rp189.000.

"Kalau kenaikan R 20 ribu. Tapi pertanyaannya, kenaikan pajak ini untuk apa?" bebernya.

Sinta menyebut, kenaikan pajak ini lebih terasa janggal. Pasalnya, bertambah tahun motor akan semakin usang, seharusnya pajak juga semakin turun, bukan malah naik.

"Harusnya makin murah, bukan makin mahal," tandasnya.

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul BREAKING NEWS, Pemprov Jateng Bakal Beri Relaksasi Opsen Pajak Kendaraan 5 Persen

(Tribunnews.com/Nanda Lusiana, TribunJateng.com/Iwan Arifianto)

Sesuai Minatmu
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved