Stok BBM
Isu Stok BBM Tinggal 20 Hari Picu Panic Buying di Bondowoso, Pertamina Buka Suara
Isu stok BBM tinggal 20–26 hari picu panic buying di Bondowoso. Antrean SPBU mengular, Pertamina dan Menteri ESDM pastikan pasokan tetap aman.
Warga lainnya, Nani Agustina juga menyatakan ketakutannya akan adanya punic buying.
Ia berharap, SPBU bisa mengeluarkan kebijakan terkait pengisian BBM.
"Jangan melayani pengisian jerigen untuk mencegah panic buying. Jangan sampai pasokan yang harusnya aman untuk 20 hari ke depan, malah habis sebelum waktunya," tuturnya.
Ia juga merasakan antrean panjang saat mengisi di sebuah SPBU.
Kata Pertamina
Terpisah Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus (Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara) memastikan pasokan dan distribusi BBM bagi masyarakat tetap terkendali.
Mengutip Kompas.com, pihak Pertamina terus memantau perkembangan global yang berpotensi memengaruhi proses distribusi energi di dalam negeri.
Ahad Rahedi selaku Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengatakan, saat ini kondisi stok BBM di regional Jatimbalinus ada di level aman.
"Saat ini rata-rata ketahanan stok BBM, khususnya di wilayah Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, dipastikan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat khususnya di momen Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri," ujarnya, Sabtu (7/3/2026).
Ia menuturkan, ketersediaan BBM akan terus diperkuat sesuai jadwal perencanaan suplai dan distribusi.
"Selain itu ditambah pola build up stock yang sudah dijalankan semenjak jelang Bulan Ramadhan," katanya.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Panik Stok BBM Disebut Sisa 26 Hari, Warga Bondowoso Serbu SPBU hingga Antrean Mengular
(Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(TribunJatim.com, Sinca Ari Pangistu)(Kompas.com, Seraphinus Sandi Hayon Jehadu)