Jumat, 1 Mei 2026

Marah Disebut Eks Napi Saat Halalbihalal, Wakil Bupati Lebak Kritik Kinerja Bupati Hasbi Jayabaya

Amir Hamzah sakit hati karena statusnya sebagai mantan narapidana disinggung Hasbi Jayabaya saat acara halalbihalal dengan  di hari pertama kerja

Tayang:
Editor: Erik S
Tribun Banten/TribunBanten.com/Misbahudin
SAKIT HATI - Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, mengaku kecewa dan sakit hati terhadap Bupati Lebak Hasbi Jayabaya yang menyebut dirinya sebagai mantan narapidana di tengah acara halal bihalal bersama ratusan ASN di Pendopo Bupati Lebak, Provinsi Banten, Senin (30/3/2026). 

Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah menyayangkan terkait pernyataan yang disampaikan oleh Hasbi Jayabaya di depan ratusan ASN. 

Baca juga: Kronologis Wakil Bupati Lebak Disebut Mantan Narapidana Oleh Bupati Hasbi Jayabaya Saat Halalbihalal

Menurut orang nomor dua di Lebak itu, seharusnya Bupati Lebak ketika berpidato menggunakan etika dan tata krama. 

"Harusnya Bupati berpidato ada etika dan tata krama, sopan santun politik. Kan kita orang-orang berpendidikan, maka ketika berbicara itu harus melihat situasi. Kalau kita acara halal bihalal, lebih baik bicara persatuan, kerukunan, saling memaafkan dan merekatkan, jangan sampai pidato mencerai beraikan," katanya saat ditemui di kediamannya. 

Amir menilai, pernyataan yang dilontarkan Habsi bersifat penghinaan pribadi terhadap dirinya. 

"Si Amir mantan narapidana, untung jadi Wakil Bupati. Itu kan penghinaan pribadi," ujarnya. 

"Makanya pas saya duduk langsung bangkit, mau ngomongin jangan ngomong kaya begitu." 

"Istri saya juga bangkit ngajak pulang," pungkasnya.  

Bukan Kali Pertama

Amir Hamzah mengaku dua kali disebut mantan narapidana oleh Bupati Lebak, Hasbi Jayabaya di tempat umum.

"Ini kedua kalinya. Di beberapa dinas sering, ngomong kasar tidak layak lah," ujarnya saat ditemui di rumahnya, pasca meninggalkan Pendopo Bupati Lebak.

Orang nomor dua di Lebak itu mengatakan, bahwa Bupati Lebak Hasbi Jayabaya sering menghina dirinya secara pribadi.

"Itu mah bukan intonasi, beda lah. Ini sering menghina orang. Tapi ini mah penghinaan pribadi," katanya.

Amir mengaku, sakit hati ini tidak hanya dirasakan oleh dirinya melainkan istri dan anak-anaknya yang menyaksikan secara langsung.

Bahkan, kata Amir, atas insiden ini, istrinya sudah tidak ingin aktif berkegiatan di lingkungan Pemkab Lebak. 

Baca juga: Peta Politik Pilpres 2029, Skenario Prabowo dan Jokowi Disebut Bisa Pecah Kongsi

"Yang namanya seorang istri mendengar langsung sakit hati lah. Istri saya mah sudah tidak ingin aktif lagi," ujarnya. 

Sumber: Tribun Banten
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved