Banjir Bandang di Sumatera
Pemulihan Pascabencana Aceh, Safrizal ZA: Data Progres Selalu Bergerak Mengikuti Dinamika Lapangan
Capaian rehabilitasi terus dilakukan percepatan, dengan sejumlah aspek layanan publik hampir pulih.
“Tetapi rekonstruksi permanennya akan kita mulai setelah rencana induk. Rencana induk final kemarin sudah dipaparkan di hadapan dewan pengarah,” ujarnya.
Baca juga: Kunjungi Desa Lubuk Sidup, Mendagri Tito Pastikan Warga Segera Tempati Huntara
“Satu kali pertemuan lagi menunggu persetujuan, kemudian kita ajukan kepada bapak Presiden untuk pengesahan,” tambah Safrizal.
Lebih lanjut, Mantan Pj Gubernur Aceh ini juga memastikan proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh menunjukkan progres positif. Setelah berjalan sekitar empat bulan, penanganan darurat hingga masa transisi dinilai berlangsung baik dan lancar.
Capaian tersebut diketahui berdasarkan hasil evaluasi dewan pengarah dalam rapat yang digelar di Jakarta baru-baru ini.
“Berdasarkan penilaian dari dewan pengarah kemarin rapat di Jakarta, proses penanganan darurat dan sekarang masa transisi berjalan dengan baik, lancar, banyak progres-progres yang kita capai,” katanya.
Ia mengungkap, sejumlah indikator menunjukkan kemajuan signifikan, mulai dari indikator pemerintahan, akses layanan publik, hingga sektor pendidikan, sosial, dan penyediaan hunian bagi masyarakat terdampak.
Namun, Safrizal mengingatkan bahwa proses pemulihan belum sepenuhnya selesai dan akan berlanjut ke tahap yang lebih besar.
“Tetapi pekerjaan tentu belum selesai. Pekerjaan belum berhenti, ini baru tahap sampai dengan masa transisi,” jelasnya.
Media gathering ini turut dihadiri oleh jajaran Posko Satgas PRR Wilayah Aceh, perwakilan Kementerian/Lembaga, instansi teknis, serta puluhan jurnalis dari PWI, AJI, IJTI, AMSI, SMSI, dan berbagai media lokal maupun nasional.
Saat ini Aceh masih dalam tahap pemulihan pascabencana hidrometeorologi (banjir dan longsor) yang melanda berbagai kabupaten sejak akhir 2025.
Kondisi Terkini di Aceh
- Wilayah terdampak: 18 kabupaten/kota, dengan 10 daerah sudah kembali menjalankan fungsi pemerintahan secara normal.
- Korban: BNPB mencatat 780 orang meninggal dan 564 hilang akibat banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara (Desember 2025).
- Hunian sementara (huntara): Ratusan unit sudah diserahkan di Aceh Tengah dan Aceh Utara untuk menampung keluarga terdampak.
Sebagian artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Aceh Bersiap Menuju Rekonstruksi Permanen, Penyusunan Renduk Masuk Tahap Final
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/progres-pemulihannnn-aceh.jpg)