Nikita Mirzani Tersangka
Sindir Ultimatum Kuasa Hukum Reza Gladys soal Tutup Pintu Damai, Fahmi Bachmid: Mustahil Saya Mau!
Kuasa hukum Nikita Mirzani memastikan mustahil untuk kliennya berdamai dengan Reza Gladys.
Penulis:
Salma Fenty Irlanda
Editor:
Yurika NendriNovianingsih
TRIBUNNEWS.COM - Kuasa hukum Nikita Mirzani, Fahmi Bachmid menyindir ultimatum yang dinyatakan oleh pengacara Reza Gladys, Julianus P. Sembiring.
Fahmi heran dengan pernyataan Julianus yang menegaskan pihaknya menutup pintu damai.
Ia menyindir logika hukum Julianus yang dianggapnya tak masuk akal.
"Mustahil dong saya mau damai," tegas Fahmi, dikutip dari YouTube Cumicumi, Senin (23/6/2025).
Ditegaskannya, ia adalah pihak yang menggugat.
"Saya yang menutup (pintu damai), karena yang berawal, yang ingin damai itu bukan kami. Logikanya itu ya. Hukum itu diperlukan logika," tambahnya.
"Kita yang menggugat, artinya yang mengajukan perkara ini ke persidangan adalah kami," imbuhnya.
Sekali lagi, ia tak pernah menawarkan damai.
"Bagaimana mungkin saya menawarkan damai, wong saya yang menggugat," sambung Fahmi.
"Ya mustahil dong kita yang menggugat, kita yang ingin damai. Logika hukumnya di mana?" tutur Fahmi dengan nada tinggi.
Sebelumnya, Julianus mengurai keinginan pihak Nikita Mirzani untuk berdamai.
Baca juga: Bicara soal Perdamaian, Fahmi Bachmid Sebut Kubu Reza Gladys Pernah Minta Damai ke Nikita Mirzani
Dia tegas menutup pintu damai terhadap Nikita.
"Ya kalau memang dari NM sendiri yang menginginkan seperti itu, sudah pasti klien kami akan menutup pintu perdamaian. Saya yakin seperti itu," ucap pria yang akrab disapa Bang Biring ini.
Di kesempatan lain, Fahmi menyebut pihak Reza Gladys telah membentuk framing yang berlebihan soal kasus kliennya.
"Terlalu luar biasa dia framing-nya, nggak usah lah aneh-aneh," ujar Fahmi, dikutip dari YouTube Reyben Entertainment.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.