Jumat, 29 Agustus 2025

Demo di Jakarta

Deddy Corbuzier Soroti Tragedi Affan Ojol: Kata Maaf Tak Sepadan dengan Nyawa

Affan Kurniawan, driver ojol, meninggal dunia setelah dilindas kendaraan taktis atau rantis Brimob di Jakarta, Kamis (28/8/2025). 

Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
Tribunnews.com/ Fauzi Alamsyah
Deddy Corbuzier hadir di rumah duka suami Najwa Shihab, Ibrahim Sjarief di kawasan Jeruk Purut, Jakarta Selatan, Selasa (20/5/2025). (Tribunnews.com/Fauzi Alamsyah). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Publik masih diguncang rasa duka dan kemarahan atas insiden tragis yang menimpa Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online (ojol) berusia 21 tahun.

Affan meninggal dunia setelah dilindas kendaraan taktis atau rantis Brimob di Jakarta, Kamis (28/8/2025). 

Gelombang reaksi terus berdatangan dari berbagai kalangan. Bukan hanya masyarakat awam, tapi juga pesohor media sosial.

Baca juga: Mention Prabowo hingga Kapolri, Pandji: Sudah Lewat Masanya Minta Maaf, Rakyat Menuntut Lebih

Kali ini, perhatian tertuju pada pernyataan tegas Deddy Corbuzier

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Jumat (29/8/2025), Deddy menyampaikan keprihatinan sekaligus kekecewaannya atas kejadian tersebut. 

Ia menegaskan bahwa permintaan maaf dari pejabat kepolisian, termasuk Kapolda dan Kapolri, tidak bisa menyamai kehilangan nyawa seorang anak bangsa.

"Kata maaf tak sepadan dengan nyawa," tulis Deddy dalam unggahannya di akun Instagram pribadi dilansir Jumat (29/8/2025).

Deddy menilai bahwa tragedi semacam ini tidak boleh sekadar dijawab dengan pernyataan maaf, melainkan harus dibarengi dengan tindakan nyata.

“Berhenti membuat alasan,” tegas Deddy lagi.

Menurut pria berusia 48 tahun tersebut, keluarga korban berhak mendapatkan keadilan yang jelas, bukan hanya belasungkawa formal. 

Ia mengingatkan bahwa nyawa manusia terlalu berharga untuk dianggap enteng, apalagi hanya diganti dengan ucapan permintaan maaf tanpa langkah pertanggungjawaban yang konkret.

Dukungan dan Pro-Kontra Publik

Pernyataan Deddy segera menjadi sorotan luas di media sosial.  Ribuan komentar membanjiri unggahannya.

Salah satu pengguna akun menuliskan, “Gampang banget diucap, tapi tidak gampang diterima! @mastercorbuzier.”

Komentar lainnya menegaskan bahwa suara Deddy mewakili keresahan masyarakat. “Tolong teriak biar bisa didengar,” tulis akun @melyana_chandra14.

Namun, tak sedikit pula yang melontarkan kritik, bahkan sinis terhadap keberpihakannya.

Halaman
12
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan