Kamis, 7 Mei 2026

Doktif Vs Richard Lee

Kelegaan Doktif usai Richard Lee Ditahan, Akan Rayakan Kemenangan Masyarakat

Dokter Richard Lee (DRL) resmi ditahan penyidik Polda Metro Jaya pada Jumat (6/3/2026) malam. Doktif memberikan respons. 

Tayang: | Diperbarui:

Sebagai bentuk rasa syukur atas perkembangan kasus ini, Doktif berencana menggelar acara syukuran bersama anak-anak yatim dan penyandang disabilitas dalam waktu dekat.


Ia menegaskan bahwa kemenangan ini bukan miliknya pribadi, melainkan milik konsumen Indonesia.

"Insya Allah besok Doktif akan syukuran bersama dengan teman-teman tuna netra dan panti asuhan. Sekali lagi, ini bukan kemenangan Doktif, tapi kemenangan masyarakat," ujarnya.

Tangan Diborgol Disembunyikan dalam Kemeja 

Usai setengah hari diperiksa di ruang penyidikan, Richard Lee keluar dengan kondisi tangan terborgol.

DRL keluar dari gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dengan mengenakan kemeja putih. 

Dia digiring ke rutan dikawal petugas kepolisian berpakaian preman.

Tangan yang diborgol disembunyikan di dalam kemeja.

Tak ada sepatah katapun yang diucapkan Richard Lee, wajahnya tampak pucat.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Brigjen Pol Edy Suranta Sitepu membenarkan penahanan tersebut.

“Iya,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi.

 

Jejak Kasus

Untuk diketahui kasus ini bermula dari laporan seorang konsumen yang membeli sejumlah produk kecantikan bermerek milik Richard Lee melalui beberapa marketplace pada Oktober hingga November 2024. 

Produk yang dibeli antara lain White Tomato, DNA Salmon, dan Miss V Stem Cell by Athena Group dengan harga ratusan ribu hingga lebih dari Rp1 juta.

Setelah diterima, produk-produk tersebut diduga bermasalah, mulai dari kandungan tidak sesuai label, kondisi tidak steril, hingga kemasan yang diduga hasil repacking.

Doktif kemudian melaporkan DRL ke Polda Metro Jaya atas dugaan pelanggaran perlindungan konsumen.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved