Doktif Vs Richard Lee
Masih Ditahan, Richard Lee Siap Lawan Doktif, Singgung soal Korban Nyata hingga Isu Agama
Pihak Richard Lee siap lawan Samira Farahnaz alias Dokter Detektif (Doktif), singgung soal korban nyata hingga isu agama.
"Setelah Dokter Richard ditahan itu ada pernyataan dia yang menurut kami itu sangat telak, menyinggung bahwa Richard itu belum menjadi mualaf."
"Ini tuduhan yang sangat serius dan bagi kami sedang kami kaji dan kami diskusikan dengan tim untuk menanggapinya juga secara serius apabila terpenuhi unsur di situ ada perbuatan tindak pidana, apakah itu pencemaran nama baik atau tuduhan fitnah," tuturnya.
Doktif Pertanyakan Status Mualaf Richard Lee
Sebelumnya, status keagamaan Richard Lee turut menyita perhatian publik.
Ia sebelumnya mengungkapkan telah menjadi mualaf dan memeluk agama Islam sejak sekitar tahun 2023.
Namun pengumuman tersebut baru disampaikan secara terbuka pada awal Maret 2025.
Proses syahadat Richard Lee disebut dibimbing oleh Derry Sulaiman di Palembang.
Meski demikian, Doktif mengaku masih meragukan status mualaf Richard Lee.
Dalam pernyataannya, ia menyampaikan keyakinannya bahwa Richard Lee tidak menjalankan ibadah puasa.
"Tapi guys 1000 persen Doktif yakin dia (Richard Lee) enggak puasa ya. Jadi dia tidak puasa. Jadi Doktif ini memberikan juga buat dia untuk makan ya," ujar Doktif, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Jumat (13/3/2026).
Ia juga menyebut akan menghadirkan narasumber yang diklaim memiliki informasi terkait status mualaf tersebut.
"Nanti Doktif akan live bersama dengan narasumber yang akan membongkar bahwa proyek mualaf itu bukan proyek asli ya, tapi proyek-proyekan ya. Jadi sudah terbukti bahwa dia tidak pernah salat, dia tidak pernah puasa di dalam," sambungnya.
Baca juga: Penahanan Richard Lee Berpotensi Diperpanjang, Polisi Masih Tunggu Kelengkapan Berkas
Doktif mengatakan rencana siaran langsung itu akan digelar untuk memaparkan sejumlah informasi tambahan.
"Kita nantikan narasumber, insyaallah Doktif akan live nanti malam ya. Jangan ke mana-mana ya, tetap stay tune," terangnya.
Ia juga menyinggung pandangannya mengenai penggunaan agama dalam konteks tertentu.
"Dan mungkin ya Allah sudah menunjukkan kekuasaannya ya, mau enggak mau di bulan Ramadan dia harus masuk karena satu hal yang paling Doktif gedek permainan agama. Jadi agama ini digunakan sebagai politik ya," katanya.