TOPIK
Dewan Pengawas KPK
-
Ketua MPR Bambang Soesatyo mendukung usulan yang menyebut mantan hakim Mahkamah Agung (MA) Artidjo Alkostar menjadi Dewan Pengawas KPK.
-
Indonesia Corruption Watch (ICW) tidak sepakat dengan siapa pun nama yang ditunjuk Presiden Jokowi untuk duduk sebagai Dewan Pengawas KPK.
-
Sidang yang dipimpin Albertina di PN Jakarta Selatan amat menyita perhatian publik. Palu sang hakim pun menghukum Gayus tujuh tahun penjara
-
"Saya berharap Dewas ini lebih mengikuti irama penyidikan supaya mengurangi kecurigaan," ucapnya
-
"Mudah-mudahan Pak Jokowi bisa memilih dewan pengawas yang benar-benar kredibel dan bisa bersinergi," katanya
-
Dia menganggap mantan Hakim Agung Mahkamah Agung (MA) Artidjo Alkotsar cocok jika menjabat sebagai Dewan Pengawas KPK
-
Profil calon dewan pengawas KPK, Albertina Ho yang pernah menjadi hakim ketua kasus mafia pajak Gayus Tambunan.
-
Diketahui tiga nama tersebut adalah mantan Hakim Agung Mahkamah Agung (MA) Artidjo Alkostar, Hakim Albertina Ho, dan mantan Ketua KPK Taufiquerachman
-
Nama Artidjo Alkostar sendiri sempat disebut Presiden Jokowi (Jokowi) sebagai kandidat kuat Dewan Pengawas KPK.
-
Presiden Joko Widodo masih memfinalisasi komposisi Dewan Pengawas KPK yang akan dilantik berbarengan dengan Komisioner KPK pada 20 Desember mendatang.
-
Menurut Jokowi, beberapa orang tersebut berlatar belakang penegak hukum, seperti hakim, jaksa, dan mantan pimpinan KPK.
-
Jokowi menyebut lima anggota Dewan Pengawas datang dari latar belakang yang berbeda-beda.
-
Presiden Jokowi saat ini masih melakukan finalisasi nama-nama Dewan Pengawas KPK yang diprediksi akan diumumkan pada saat pelantikan Komisioner KPK.
-
Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani menyarankan agar Presiden Jokowi tidak menunjuk Dewan Pengawas KPK dari kalangan politisi yang masih aktif.
-
Terkait nama-namanya menurut Arsul saat ini Presiden sedang memfinalisasinya. Berdasarkan Undang-undang KPK yang baru, Presiden yang memilih dan menga
-
Yusril tegaskan, disebut-sebutnya namanya sebagai calon Dewas KPK hanyalah kabar burung belaka.
-
Presiden Joko Widodo Umumkan Dewan Pengawas KPK 20 Desember 2019 Saat ini Sudah Sampai di Proses Finalisasi, Melihat Track Record dan Integritasnya
-
Asfinawati mengkritisi cara pemilihan Dewan Pengawas KPK yang dipilih langsung oleh Presiden. Sedangkan Ketua KPK melalui proses yang lebih ketat.
-
Saut Situmorang, menilai Dewan Pengawas KPK itu tidak bisa digunakan untuk melakukan check and balance.
-
Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PPP Asrul Sani tidak ingin pemilihan anggota Dewan Pengawas KPK menimbulkan kesan politisasi kepada KPK.
-
Nama-nama Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi akan diumumkan 20/12/2019 mendatang. Terkait hal tersebut, Buya Syafii memberikan tanggapannya.
-
Jokowi Tunjuk Anggota Dewan Pengawas KPK, Ditanggapi Tokoh, Saut Situmorang hingga Syafii Maarif
-
Isu nama-nama yang akan ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai dewan pengawas (Dewas) KPK beredar.
-
Presiden Jokowi menunjuk Dewan Pengawas KPK, yang nantinya akan mengawasi kinerja dari lembaga antirasuah itu. Sejumlah tokoh pun memberi tanggapannya
-
Wakil Direktur Visi Integritas, Emerson Yuntho menyebut pembentukan Dewan Pengawas KPK akan menghambat proses hukum yang dilakukan KPK.
-
Wakil Direktur Visi Integritas, Emerson Yuntho menyebut selama ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah diawasi oleh DPR, BPK, dan Menkominfo.
-
"Karena nomor dan penyadapan itu sangat sensitif. Bisa saja dalam hitungan detik itu membubarkan OTT," kata Giri.
-
Kini beredar di media sosial Whatsaap sejumlah nama yang disebut-sebut masuk dalam susunan Dewas yang disebut-sebut sebagai pilihan Presiden Jokowi.
-
Mantan Hakim Agung, Gayus Lumbuun memilih enggan berkomentar terkait beredarnya daftar kandidat anggota Dewan Pengawas (Dewas) KPK RI.
-
Presiden Joko Widodo (Jokowi) didesak segera mengumumkan nama-nama calon Dewan Pengawas KPK kepada publik.
© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved